alexametrics
26.4 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Breaking News! Tebing di Pancur Rembang Longsor, Jalan Desa Terputus

REMBANG – Bencana tanah longsor terjadi di tebing rumah milik Harjo warga Desa Banyu Urip Kecamatan Pancur, pada Sabtu (9/4) sekira pukul 09.30. Akibatnya jalan poros desa terputus karena tertutup timbunan longsor. Diduga longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi. Beruntung, tak ada koban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga : Kepergok “Ngamar” saat Puasa, 3 Pasangan Tak Resmi di Rembang Diamankan

Dari pantauan di lapangan panjang longsor mencapai 15 meter dengan tinggi 8 meter. Nampak, timbunan batu yang cukup besar menghalangi jalan desa. Sehingga, aktivitas warga sekitar terganggu.


Pihak BPBD Kabupaten Rembang membenarkan kabar tersebut. Pihaknya menuturkan longsor terjadi usai wilayah tersebut diguyur hujan lebat pada Jumat (8/4) sore. Sehingga, tekstur tanah menjadi lembek.

Baca Juga :  Genjot RPJMD, Pemkab Rembang Bikin OPD Anyar

Pihaknya menambahkan kondisi medan yang sulit dijangkau menjadi penghambat evakuasi. Mengingat, jalan menuju lokasi sempit, terjal dan menanjak.

Hingga berita ini diturunkan pihak BPBD dibantu Babinsa dan Pemdes Banyu Urip masih melakukan evakuasi. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 120 juta. (khim)

REMBANG – Bencana tanah longsor terjadi di tebing rumah milik Harjo warga Desa Banyu Urip Kecamatan Pancur, pada Sabtu (9/4) sekira pukul 09.30. Akibatnya jalan poros desa terputus karena tertutup timbunan longsor. Diduga longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi. Beruntung, tak ada koban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga : Kepergok “Ngamar” saat Puasa, 3 Pasangan Tak Resmi di Rembang Diamankan

Dari pantauan di lapangan panjang longsor mencapai 15 meter dengan tinggi 8 meter. Nampak, timbunan batu yang cukup besar menghalangi jalan desa. Sehingga, aktivitas warga sekitar terganggu.

Pihak BPBD Kabupaten Rembang membenarkan kabar tersebut. Pihaknya menuturkan longsor terjadi usai wilayah tersebut diguyur hujan lebat pada Jumat (8/4) sore. Sehingga, tekstur tanah menjadi lembek.

Baca Juga :  Digelar di Panggung, Festival Thong-Thonglek di Rembang Digeber Dua Hari

Pihaknya menambahkan kondisi medan yang sulit dijangkau menjadi penghambat evakuasi. Mengingat, jalan menuju lokasi sempit, terjal dan menanjak.

Hingga berita ini diturunkan pihak BPBD dibantu Babinsa dan Pemdes Banyu Urip masih melakukan evakuasi. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 120 juta. (khim)

Most Read

Artikel Terbaru

/