alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Dua Organisasi Digandeng untuk Bahas Kerukunan Beragama di Rembang

REMBANG –  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesangpol) Kabupaten Rembang menggelar diskusi dengan jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Kegiatan itu dilakukan untuk menjaring saran dan masukan para tokoh guna penyusunan program kerja Bakesanpol ke depan.

”Sebagai orang baru saya harus kulo nuwun  pada semua pemangku kepentingan. Mudah-mudahan kita bisa menjalankan tugas sesuai dengan yang diamanatkan perbup 58 tahun 2020, tugas kami memfasilitasi di bidang Kesbang dan Politik dalam negeri agar berjalan baik,” hujar Kepala Bakesangpol Rembang anyar Drupodo.

Mantan sekretaris DPRD itu kemarin juga memfasilitasi diskusi dengan Kesbangpol Provinsi Jateng dengan tema pemeliharaan keharmonisan dan kerukunan umat beragama serta penghayat kepercayaan di rumah hijau Kompleks Rumdin Wakil Bupati.


Melalui forum tersebut pihaknya mendorong peran antar umat beragama dan kerja sama antar pemeluk-pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda. Sehingga dapat tercipta kerukunan hidup diantara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa.

Baca Juga :  Deadline Kurang Lima Hari, Mal Publik Rembang Belum Rampung

Selain itu, antar umat beragama dan penghayat kepercayaan juga perlu mengembangkan aksi-aksi nyata yang langsung menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat. Bisa melalui bakti sosial, peduli bencana, pelatihan kerja, menjaga kelestarian lingkungan, pengembangan bela negara dan aktifitas lainnya untuk kemasyarakatan.

”Ini kesempatan kita berkomunikasi dengan wakil-wakil rakyat di Provinsi Jateng. Harapannya ada informasi dua arah, dari anggota DPRD Provinsi Dapil 4. Bisa menyampaikan sesuatu di sini. Kepada gema FKUB, karang taruna dan penghayat kepercayaan,” terang Badan Kesbangpol, Provinsi Jateng,  Haerudin melalui Drupodo.

Menurutnya, mereka bisa menyampaikan apa yang menjadi harapan. Misalnya diskusi sempat muncul kota pusaka lasem. Ada desa dasar kerukunan umat beragama, Soditan. Mohon bisa difasilitasi. Ada kolaborasi menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dalam rangka kemasan wawasan kebangsaan.

Lalu pemeliharaan kerukunan antar umat beragama. Lasem heterogen, namun kondusif. “Mudah-mudahan ke depan bisa dikolaborasikan semua OPD terkait,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG –  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesangpol) Kabupaten Rembang menggelar diskusi dengan jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Kegiatan itu dilakukan untuk menjaring saran dan masukan para tokoh guna penyusunan program kerja Bakesanpol ke depan.

”Sebagai orang baru saya harus kulo nuwun  pada semua pemangku kepentingan. Mudah-mudahan kita bisa menjalankan tugas sesuai dengan yang diamanatkan perbup 58 tahun 2020, tugas kami memfasilitasi di bidang Kesbang dan Politik dalam negeri agar berjalan baik,” hujar Kepala Bakesangpol Rembang anyar Drupodo.

Mantan sekretaris DPRD itu kemarin juga memfasilitasi diskusi dengan Kesbangpol Provinsi Jateng dengan tema pemeliharaan keharmonisan dan kerukunan umat beragama serta penghayat kepercayaan di rumah hijau Kompleks Rumdin Wakil Bupati.

Melalui forum tersebut pihaknya mendorong peran antar umat beragama dan kerja sama antar pemeluk-pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda. Sehingga dapat tercipta kerukunan hidup diantara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah, KJB Juara II Jambore Pokdarwis Jateng

Selain itu, antar umat beragama dan penghayat kepercayaan juga perlu mengembangkan aksi-aksi nyata yang langsung menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat. Bisa melalui bakti sosial, peduli bencana, pelatihan kerja, menjaga kelestarian lingkungan, pengembangan bela negara dan aktifitas lainnya untuk kemasyarakatan.

”Ini kesempatan kita berkomunikasi dengan wakil-wakil rakyat di Provinsi Jateng. Harapannya ada informasi dua arah, dari anggota DPRD Provinsi Dapil 4. Bisa menyampaikan sesuatu di sini. Kepada gema FKUB, karang taruna dan penghayat kepercayaan,” terang Badan Kesbangpol, Provinsi Jateng,  Haerudin melalui Drupodo.

Menurutnya, mereka bisa menyampaikan apa yang menjadi harapan. Misalnya diskusi sempat muncul kota pusaka lasem. Ada desa dasar kerukunan umat beragama, Soditan. Mohon bisa difasilitasi. Ada kolaborasi menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dalam rangka kemasan wawasan kebangsaan.

Lalu pemeliharaan kerukunan antar umat beragama. Lasem heterogen, namun kondusif. “Mudah-mudahan ke depan bisa dikolaborasikan semua OPD terkait,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/