alexametrics
30 C
Kudus
Tuesday, May 24, 2022

Ini Dugaan Penyebab Dua Rumah di Rembang Kerobohan Tembok 3 Meter

REMBANG – Dua rumah di Lasem mengalami rusak bagian atapnya akibat kerobohan tembok. Musibah ini diduga lantaran hujan deras  yang menyebabkan tanah gerak.

Kemarin warga Desa Selopuro bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing sisa kejadian itu. Kepala BPBD Rembang melalui Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Pramujo menyampaikan, kejadian berlangsung sekitar pukul 23.00 kemarin (4/10).

Informasi yang diterima, malam itu wilayah Lasem diguyur hujan lebat. Pramujo mengatakan, di lokasi kejadian ada gundukan tanah yang tingginya sekitar 2,5 meter. Di sekitar juga ada tembok sekitar 3 meter yang baru aja dibangun. Karena diguyur hujan lebat, gundukan urukan tanah tadi pun longsor.


Sementara bangunan tembok setinggi tiga meter itu dinilai belum kuat, dan karena tak kuat maka tembok tersebut ambrol. Kemudian  roboh dan menimpa dua rumah yang berada di bawahnya.

Baca Juga :  Pengunjung Membeludak, Pantai Karangjahe Rembang Tambah Kantong Parkir

“Tembok tanah ada longsor. Ketinggian sekitar tiga meter. Tanah uruk tinggi 2,5 meter. Tidak ada korban,” imbuhnya. Dari gambar yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, ada rumah yang gentengnya sampai melorot. “Dua rumah itu yang tertimpa tembok. Malam sekitar pukul 23.00,” jelasnya.

Dari kejadian ini, lanjut Pramujo, kerugian material diperkirakan tembus sekitar Rp 10 juta. Kemarin pihaknya juga sudah datang ke lokasi untuk melakukan assessment dan berkomunikasi dengan pemerintah desa setempat. Setelah assessment, pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada dua rumah tersebut. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Dua rumah di Lasem mengalami rusak bagian atapnya akibat kerobohan tembok. Musibah ini diduga lantaran hujan deras  yang menyebabkan tanah gerak.

Kemarin warga Desa Selopuro bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing sisa kejadian itu. Kepala BPBD Rembang melalui Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Pramujo menyampaikan, kejadian berlangsung sekitar pukul 23.00 kemarin (4/10).

Informasi yang diterima, malam itu wilayah Lasem diguyur hujan lebat. Pramujo mengatakan, di lokasi kejadian ada gundukan tanah yang tingginya sekitar 2,5 meter. Di sekitar juga ada tembok sekitar 3 meter yang baru aja dibangun. Karena diguyur hujan lebat, gundukan urukan tanah tadi pun longsor.

Sementara bangunan tembok setinggi tiga meter itu dinilai belum kuat, dan karena tak kuat maka tembok tersebut ambrol. Kemudian  roboh dan menimpa dua rumah yang berada di bawahnya.

Baca Juga :  Begini Sikap Pemkab Terkait Lonjakan Kasus Covid-19 di Rembang

“Tembok tanah ada longsor. Ketinggian sekitar tiga meter. Tanah uruk tinggi 2,5 meter. Tidak ada korban,” imbuhnya. Dari gambar yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, ada rumah yang gentengnya sampai melorot. “Dua rumah itu yang tertimpa tembok. Malam sekitar pukul 23.00,” jelasnya.

Dari kejadian ini, lanjut Pramujo, kerugian material diperkirakan tembus sekitar Rp 10 juta. Kemarin pihaknya juga sudah datang ke lokasi untuk melakukan assessment dan berkomunikasi dengan pemerintah desa setempat. Setelah assessment, pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada dua rumah tersebut. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/