alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Satu Tersangka Stiker Pungli Terungkap, Gus Umam Tunggu Tersangka Lainnya

REMBANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rembang Zaimul Umam berharap, munculnya kembali aktor intelektual yang berusaha mencoreng nama baiknya segera terbongkar. Dia mengaku, berbagai simpatisan kerap menanyakan perkembangan kasus ini.

Sebelumnya, beredar stiker yang menuding Gus Umam -sapaan akrab- Zaimul Umam yang telah melakukan pungli terhadap kepala desa dengan nominal Rp 1 Juta. Selebaran tersebut kemudian beredar di media sosial.

Kejadian tersebut selanjutnya memantik reaksi berbagai pihak dan kemudian melaporkan ke polisi. Tidak berselang lama satu orang tersangka pun telah ditetapkan. Seorang berinisial HS itu dijerat pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik. Dia diminta wajib lapor setiap Senin dan Kamis.

Baca Juga :  Ada Sumur Kuno Cikal Bakal Masjid Jami Lasem di Bawah Bangunan Museum

Namun, hingga saat ini masih belum diketahui pasti siapa dalang pembuat kabar miring ini. Menanggapi perkembangan kasus, Zaimul Umam menyampaikan, pihaknya masih percaya pihak Polres Rembang mampu mengungkap perkara ini.

“Kita masih percaya Polres Rembang mampu mengungkap kasus selebaran provokatif ini. Meskipun, kasus sudah satu bulan,” tutur Gus Umam.

Gus Umam berharap kasus penyebaran stiker provokatif tersebut segera terungkap secara terang benderang. Dengan menemukan aktor intelektual dibalik aksi penyebaran stiker provokatif tersebut. “Proses hukum selanjutnya sepenuhnya kita serahkan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya. (vah/khim)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rembang Zaimul Umam berharap, munculnya kembali aktor intelektual yang berusaha mencoreng nama baiknya segera terbongkar. Dia mengaku, berbagai simpatisan kerap menanyakan perkembangan kasus ini.

Sebelumnya, beredar stiker yang menuding Gus Umam -sapaan akrab- Zaimul Umam yang telah melakukan pungli terhadap kepala desa dengan nominal Rp 1 Juta. Selebaran tersebut kemudian beredar di media sosial.

Kejadian tersebut selanjutnya memantik reaksi berbagai pihak dan kemudian melaporkan ke polisi. Tidak berselang lama satu orang tersangka pun telah ditetapkan. Seorang berinisial HS itu dijerat pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik. Dia diminta wajib lapor setiap Senin dan Kamis.

Baca Juga :  Antisipasi Harga Anjlok, Pemkab Rembang Bentuk BUMP

Namun, hingga saat ini masih belum diketahui pasti siapa dalang pembuat kabar miring ini. Menanggapi perkembangan kasus, Zaimul Umam menyampaikan, pihaknya masih percaya pihak Polres Rembang mampu mengungkap perkara ini.

“Kita masih percaya Polres Rembang mampu mengungkap kasus selebaran provokatif ini. Meskipun, kasus sudah satu bulan,” tutur Gus Umam.

Gus Umam berharap kasus penyebaran stiker provokatif tersebut segera terungkap secara terang benderang. Dengan menemukan aktor intelektual dibalik aksi penyebaran stiker provokatif tersebut. “Proses hukum selanjutnya sepenuhnya kita serahkan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya. (vah/khim)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/