alexametrics
31.1 C
Kudus
Monday, July 4, 2022

Dekati Deadline, Distribusi Bantuan Sosial PPKM di Rembang Baru 61 Persen

REMBANG – Penyaluran bantuan sembako program Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Rembang baru terealisasi 61 persen. Data tersebut berdasarkan data BPNT PPKM darurat yang tersalurkan hingga akhir bulan Januari 2022. Padahal deadline pencairan bantuan sudah mendekati waktunya yaitu pada 15 Februari 2022.

Menurut Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang, Subhan melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Pemberdayaan Sosial, Etty Apriliana menyampaikan, angka itu diperoleh dari tahap atau bulan 12. Dengan jumlah KPM Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) 20.393. Untuk rinciannya yang pencairan 12.391 dan belum pencairan 8.002.

Berdasarkan realisasi BPNT PPKM darurat jumlah total capai 23.148. Proses distribusi 1.942, sudah terjadwal 1.112, penyiapan PIN dan tabungan 830. Untuk yang terdistribusi 14.181, tidak terdistribusi 7.025.


Dengan rincian yang tidak terdistribusi double bantuan 1.272, kartu belum diterima cabang 2.856. Sementara luar kota 122, mampu 374, meninggal 549, pindah 144, tidak ditemukan 57, tidak hadir 1.651.

Dia menambahkan, data BPNT regular tahap atau bulan 14 dengan jumlah KPM (SP2D) jumlahnya 67.087. Untuk pencairan sebanyak 63.642 dan belum pencairan 3.445. jika persentase diangka 95 persen.

Dijelaskan keterangan kartu tidak transaksi BPNT regular, KKS proses distribusi tahap 2 dan 3 sebanyak 1.541, belum terima Kartu 138, ATM rusak 3. Mampu 3, istri kepala desa 1, istri PNS 1, ganda 1 ganda 1 KK 1, BLT DD 3, pindah 6, kartu hilang 17. Transaksi gagal, disebabkan bisa jadi belum tersetting wallet sembako karena pernah ganti KKS atau no kartu beda dengan data bayar 18. Jika total keseluruhan mencapai 1.737.

Etty menambahkan update Jumat (4/2) dari hasil koordinasi dengan Kemensos. Akhirnya mendapatkan titik temu antara bank dan Dinsos PPKB dan pendamping.

Baca Juga :  Sah! Pemkab Rembang Tetapkan 32 Bangunan Masuk Kawasan Kota Kuno Lasem

”Pendistribusian harus selesai tanggal 15 Februari 2022. Yang diinstruksikan Kemensos penuntasan BPNT baik regular yang belum terdistribusi maupun tambahan BPNT PPKM. Bukan hanya distribusi kartu, penuntasan sudah transaksi gesek di masing-masing e-warong. Jadi bisa masuk EDC e-Warong,” keteranganya.

Kemudian, Menurutnya Sabtu lalu (5/2) seharusnya ada kunjungan komisi VIII DPR RI. Dalam rangka monev Bansos. Namun berhalangan hadir. Info diperoleh dari tenaga ahli. Karena distribusi sudah dijadwalkan harus dilaksanakan. Di hari bersamaan Rembang kedatangan Kanwil BNI Provinsi, dilakukan simbolis penyerahan uang masing-masing Rp 1.200.000 (6 bulan x Rp 200 ribu) kepada 10 orang bersama camat Lasem, Rouf.

”PPKM harus dibayarkan tunai. Walaupun masing-masing KPM boleh membelanjakan di e-warongnya. Namun penerimaannya tunai. Tidak mungkin dibayarkan sembako sebab 6 bulan,” keteranganya.

Disampaikan pula update mulai tanggal 4 Februari 2022. Dilaporkan sudah dilakukan pembagian buku tabungan dan kartu KKS. Untuk tahap 1 ada 1.761. Terbagi di masing-masing kecamatan. Untuk Pamotan, Pancur, Rembang, Kaliori, Gunem, Sluke-Kragan 1.020 tabungan dan KKS. Untuk yang di Lasem ada 244. Begitupun terus berlanjut.

”Untuk jumlah usulan pak bupati, tambahan BPNT PPKM ada 23. 148. Semua yang terdistribusi ada 14.181. Itu belum kita hitung yang tanggal 4 Februari 2022,” imbuhnya.

Ditambahkan untuk yang tidak ditemukan atau tidak hadir atau mampu, setiap bulan-nya kalau ada laporan dari bawah langsung di backup SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Jadi ada perubahan data. Yang mampu tidak mendapatkan. Sudah disosialisasi kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) pada waktu ke Rembang. Yang lama update data 6 bulan. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Penyaluran bantuan sembako program Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Rembang baru terealisasi 61 persen. Data tersebut berdasarkan data BPNT PPKM darurat yang tersalurkan hingga akhir bulan Januari 2022. Padahal deadline pencairan bantuan sudah mendekati waktunya yaitu pada 15 Februari 2022.

Menurut Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang, Subhan melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Pemberdayaan Sosial, Etty Apriliana menyampaikan, angka itu diperoleh dari tahap atau bulan 12. Dengan jumlah KPM Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) 20.393. Untuk rinciannya yang pencairan 12.391 dan belum pencairan 8.002.

Berdasarkan realisasi BPNT PPKM darurat jumlah total capai 23.148. Proses distribusi 1.942, sudah terjadwal 1.112, penyiapan PIN dan tabungan 830. Untuk yang terdistribusi 14.181, tidak terdistribusi 7.025.

Dengan rincian yang tidak terdistribusi double bantuan 1.272, kartu belum diterima cabang 2.856. Sementara luar kota 122, mampu 374, meninggal 549, pindah 144, tidak ditemukan 57, tidak hadir 1.651.

Dia menambahkan, data BPNT regular tahap atau bulan 14 dengan jumlah KPM (SP2D) jumlahnya 67.087. Untuk pencairan sebanyak 63.642 dan belum pencairan 3.445. jika persentase diangka 95 persen.

Dijelaskan keterangan kartu tidak transaksi BPNT regular, KKS proses distribusi tahap 2 dan 3 sebanyak 1.541, belum terima Kartu 138, ATM rusak 3. Mampu 3, istri kepala desa 1, istri PNS 1, ganda 1 ganda 1 KK 1, BLT DD 3, pindah 6, kartu hilang 17. Transaksi gagal, disebabkan bisa jadi belum tersetting wallet sembako karena pernah ganti KKS atau no kartu beda dengan data bayar 18. Jika total keseluruhan mencapai 1.737.

Etty menambahkan update Jumat (4/2) dari hasil koordinasi dengan Kemensos. Akhirnya mendapatkan titik temu antara bank dan Dinsos PPKB dan pendamping.

Baca Juga :  Lakukan Mitigasi, BPBD Rembang Tambah Tujuh Desa Tangguh Bencana

”Pendistribusian harus selesai tanggal 15 Februari 2022. Yang diinstruksikan Kemensos penuntasan BPNT baik regular yang belum terdistribusi maupun tambahan BPNT PPKM. Bukan hanya distribusi kartu, penuntasan sudah transaksi gesek di masing-masing e-warong. Jadi bisa masuk EDC e-Warong,” keteranganya.

Kemudian, Menurutnya Sabtu lalu (5/2) seharusnya ada kunjungan komisi VIII DPR RI. Dalam rangka monev Bansos. Namun berhalangan hadir. Info diperoleh dari tenaga ahli. Karena distribusi sudah dijadwalkan harus dilaksanakan. Di hari bersamaan Rembang kedatangan Kanwil BNI Provinsi, dilakukan simbolis penyerahan uang masing-masing Rp 1.200.000 (6 bulan x Rp 200 ribu) kepada 10 orang bersama camat Lasem, Rouf.

”PPKM harus dibayarkan tunai. Walaupun masing-masing KPM boleh membelanjakan di e-warongnya. Namun penerimaannya tunai. Tidak mungkin dibayarkan sembako sebab 6 bulan,” keteranganya.

Disampaikan pula update mulai tanggal 4 Februari 2022. Dilaporkan sudah dilakukan pembagian buku tabungan dan kartu KKS. Untuk tahap 1 ada 1.761. Terbagi di masing-masing kecamatan. Untuk Pamotan, Pancur, Rembang, Kaliori, Gunem, Sluke-Kragan 1.020 tabungan dan KKS. Untuk yang di Lasem ada 244. Begitupun terus berlanjut.

”Untuk jumlah usulan pak bupati, tambahan BPNT PPKM ada 23. 148. Semua yang terdistribusi ada 14.181. Itu belum kita hitung yang tanggal 4 Februari 2022,” imbuhnya.

Ditambahkan untuk yang tidak ditemukan atau tidak hadir atau mampu, setiap bulan-nya kalau ada laporan dari bawah langsung di backup SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Jadi ada perubahan data. Yang mampu tidak mendapatkan. Sudah disosialisasi kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) pada waktu ke Rembang. Yang lama update data 6 bulan. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/