alexametrics
25.9 C
Kudus
Wednesday, July 27, 2022

Gantikan Linda Setyowati, Rudi Hartono Nakhodai PHRI Rembang periode 2022-2027

REMBANG – Rampak tambur, liong-liong, dan barongsai menjadi pembuka pengukuhan pengurus Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Rembang periode 2022-2027. Rudi Hartono terpilih sebagai ketua anyar, menggantikan Linda Setyowati. Dalam kesempatan itu, juga diresmikan sekretariat PHRI di rumah merah, Karangturi, Lasem.

Pengukuhan pengurus dihadiri langsung Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’. Turut mendampingi Asisten III Sekda Rembang, Waluyo. Ketua Bappeda Rembang, Dwi Wahyuni, Forkompimcam Lasem. Kemudian DPC PHRI se-wilayah Pakudjembara atau Pati, Kudus, Demak Jepara, Rembang, Blora, dan Demak.

Ketua Panitia Sukadir menyampaikan pengukuhan untuk melegalkan kepengurusan PHRI DPC Kabupaten Rembang periode 2022 – 2027. Sekaligus ajang silahturahmi dalam rangka melanjutkan tugas-tugas dan tanggung jawab di PHRI sesuai cita-cita.


”Pilihan rumah merah, sudah merupakan pilihan tepat. Semua tersedia, baik akomodasi, kuliner serta tempat wisata. Apalagi Lasem menjadi kota penyangga. Dimana income perkapita Lasem perputaran ekonomi lebih tinggi,” ujarnya.

Di samping luar kota bisa mampir Lasem yang sudah disiapkan sebentar lagi menjadi kota Pusaka. Saat ini bisa dilihat pembenahan di sana-sini. Untuk mempersiapkan kehadiran presiden Joko Widodo pada peresmian Lasem Kota Pusaka.

Baca Juga :  Empat Ruang di SDN 2 Dresi Kulon-Rembang Rusak Parah! Dinding Retak, Plafon Ambrol, Lantai Pecah

Usai dilantik pengusaha sekaligus pemilik rumah merah dan oemah batik Lasem di Karangturi, Lasem, mengaku segara tancap gas menjalankan programnya. Pertama berkeinginan ketika masuk anggota PHRI ada benefit (keuntungan). Tentu ada konsep beda yang diusung. Termasuk saat kumpul  manfaat yang diperoleh.

”Ketika satu frekuensi atau komunitas bisa saling curhat. Untuk bisa mengisi satu anggota dengan lainnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus usai pengukuhan pengurus BPC PHRI.

Rudi mencontohkan ada yang kesulitan. Misal punya resto soal penyajian masak ikan atau garang asem bumbunya seperti apa. Termasuk yang memiliki penginapan cara membersihkan atau perawatan.”Di PHRI sifatnya volunteer (relawan). Karena sering kumpul ada benefitnya. Sehingga sesama anggota bekerjanya lebih baik,” harapnya.

Wakil Bupati Rembang  Mochamad Hanies Cholil Barro’ mendukung keberadaan hotel dan resto di semua wilayah. Menurutnya selain telah berkontribusi mendukung pariwisata. PHRI juga telah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). “ Kami berharap terus ada inovasi-inovasi dalam segala aspek. Mulai dari marketing, branding tempat hotel atau resto. Nanti diadakan kolaborasi, ada pelatihan dan sebagainya dinas terkait,” ungkapnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Rampak tambur, liong-liong, dan barongsai menjadi pembuka pengukuhan pengurus Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Rembang periode 2022-2027. Rudi Hartono terpilih sebagai ketua anyar, menggantikan Linda Setyowati. Dalam kesempatan itu, juga diresmikan sekretariat PHRI di rumah merah, Karangturi, Lasem.

Pengukuhan pengurus dihadiri langsung Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’. Turut mendampingi Asisten III Sekda Rembang, Waluyo. Ketua Bappeda Rembang, Dwi Wahyuni, Forkompimcam Lasem. Kemudian DPC PHRI se-wilayah Pakudjembara atau Pati, Kudus, Demak Jepara, Rembang, Blora, dan Demak.

Ketua Panitia Sukadir menyampaikan pengukuhan untuk melegalkan kepengurusan PHRI DPC Kabupaten Rembang periode 2022 – 2027. Sekaligus ajang silahturahmi dalam rangka melanjutkan tugas-tugas dan tanggung jawab di PHRI sesuai cita-cita.

”Pilihan rumah merah, sudah merupakan pilihan tepat. Semua tersedia, baik akomodasi, kuliner serta tempat wisata. Apalagi Lasem menjadi kota penyangga. Dimana income perkapita Lasem perputaran ekonomi lebih tinggi,” ujarnya.

Di samping luar kota bisa mampir Lasem yang sudah disiapkan sebentar lagi menjadi kota Pusaka. Saat ini bisa dilihat pembenahan di sana-sini. Untuk mempersiapkan kehadiran presiden Joko Widodo pada peresmian Lasem Kota Pusaka.

Baca Juga :  Langgar Perda, Tim Gabungan Amankan ”Upin-Ipin” dan Pengemis Jalanan

Usai dilantik pengusaha sekaligus pemilik rumah merah dan oemah batik Lasem di Karangturi, Lasem, mengaku segara tancap gas menjalankan programnya. Pertama berkeinginan ketika masuk anggota PHRI ada benefit (keuntungan). Tentu ada konsep beda yang diusung. Termasuk saat kumpul  manfaat yang diperoleh.

”Ketika satu frekuensi atau komunitas bisa saling curhat. Untuk bisa mengisi satu anggota dengan lainnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus usai pengukuhan pengurus BPC PHRI.

Rudi mencontohkan ada yang kesulitan. Misal punya resto soal penyajian masak ikan atau garang asem bumbunya seperti apa. Termasuk yang memiliki penginapan cara membersihkan atau perawatan.”Di PHRI sifatnya volunteer (relawan). Karena sering kumpul ada benefitnya. Sehingga sesama anggota bekerjanya lebih baik,” harapnya.

Wakil Bupati Rembang  Mochamad Hanies Cholil Barro’ mendukung keberadaan hotel dan resto di semua wilayah. Menurutnya selain telah berkontribusi mendukung pariwisata. PHRI juga telah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). “ Kami berharap terus ada inovasi-inovasi dalam segala aspek. Mulai dari marketing, branding tempat hotel atau resto. Nanti diadakan kolaborasi, ada pelatihan dan sebagainya dinas terkait,” ungkapnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/