alexametrics
29 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Kepala Dindukcapil Rembang Anyar Dilantik Khusus

REMBANG – Bupati Rembang Abdul Hafidz memberi tugas baru Suparmin Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil), Kamis lalu (2/12). Pelantikan digelar secara khusus, karena hanya diikuti seorang saja dan digelar di ruang bupati.

Suparmin saat ditanya soal kesiapannya menduduki jabatan baru mengaku masih melihat perkembangan. Ia pun kemarin masih belum berdinas di tempat tugas baru lantaran masih berada di luar kota.”Prinsipnya meningkatkan yang lebih baik dan semaksimal mungkin.Saya belum ke sana (Dindukcapil. Red). Belum tahu kondisi di Capil. Penting saya berusaha meningkatkan pelayanan yang baik,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus Jawa Pos, Kemarin, (3/12).

Ia berencana mengawali berkantor dengan menginventarisasi permasalahan yang perlu segera ditangani. Terutama sarpras dan SDM. “Beberapa waktu lalu Pak Bupati Rembang, Abdul Hafidz mendorong dua hal tersebut sebab sangat minim,” bebernya.


Ia mencontohkan ada Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Namun ke depan belum bisa memastikan juga, karena anggaran tentu sangat besar. Termasuk mempersiapkan pelayanan di mal pelayanan publik (MPP) yang tengah disiapkan.

”Intinya pak bupati meminta menata SDM dahulu. Perlu pengambilan staf di tingkat kecamatan, kemarin baru di proses. Begitupun di internal di benahi. Sama sarpras sangat minim,” terangnya.

Baca Juga :  Penyuluh KB Rembang Dapat Kado Motor Anyar di HUT Kemerdekaan RI

Meski sudah dilantik sebagai Kepala Dindukcapil secara definitif. Suparmin masih merangkap sebagai pelaksana tugas (Plt) BKD Rembang. Sebab masih berlangsung tahapan seleksi JPT di Solo. Semua peserta yang lolos administrasi di boyong.  Hanya secara teknis diminta menanyakan panselnya. Sebagai sekretariat memfasilitasi.

Sekda Rembang Fahrudin membenarkan jika Kamis lalu Suparmin dilantik kepala Dindukcapil. Ia memaparkan alasan dilantik sendirian. Karena Catatan Sipil sesuai ketentuan setelah ada mutasi perlu ada persetujuan oleh Dirjen Dukcapil.

Setelah ada pengajuan dari pemda atas permintaan melalui Gubernur. Juga melakukan wawancara sendiri. Dari hasil wawancara dibutuhkan waktu 15 hari. Karena pertama KASN membuat satu keputusan, setelah itu perlu dikoordinasikan Dirjen Dukcapil. Setelah itu baru masuk.

“Tidak bisa ditunggu. Kalau menunggu pelantikan tidak mungkin. Jadi apapun pasti akan menunggu datangnya surat keputusan. Kebetulan datangnya hari Rabu dan kamis dilantik. Jadi tidak ada hambatan,” jelasnya.

Sementara Bupati Rembang Hafidz berharap kepala dinas Dindukcapil bisa memberikan pelayanan pelayanan kepada masyarakat di bidang kependudukan dan pencatatan sipil dengan sebaik-baiknya.

“Tentang informasi di dinas yang baru ini dengan baik. Dengan tanggungjawab, meskipun ada perbedaan-perbedaan tentang kedinasan,” tegasnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Bupati Rembang Abdul Hafidz memberi tugas baru Suparmin Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil), Kamis lalu (2/12). Pelantikan digelar secara khusus, karena hanya diikuti seorang saja dan digelar di ruang bupati.

Suparmin saat ditanya soal kesiapannya menduduki jabatan baru mengaku masih melihat perkembangan. Ia pun kemarin masih belum berdinas di tempat tugas baru lantaran masih berada di luar kota.”Prinsipnya meningkatkan yang lebih baik dan semaksimal mungkin.Saya belum ke sana (Dindukcapil. Red). Belum tahu kondisi di Capil. Penting saya berusaha meningkatkan pelayanan yang baik,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus Jawa Pos, Kemarin, (3/12).

Ia berencana mengawali berkantor dengan menginventarisasi permasalahan yang perlu segera ditangani. Terutama sarpras dan SDM. “Beberapa waktu lalu Pak Bupati Rembang, Abdul Hafidz mendorong dua hal tersebut sebab sangat minim,” bebernya.

Ia mencontohkan ada Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Namun ke depan belum bisa memastikan juga, karena anggaran tentu sangat besar. Termasuk mempersiapkan pelayanan di mal pelayanan publik (MPP) yang tengah disiapkan.

”Intinya pak bupati meminta menata SDM dahulu. Perlu pengambilan staf di tingkat kecamatan, kemarin baru di proses. Begitupun di internal di benahi. Sama sarpras sangat minim,” terangnya.

Baca Juga :  Sekda Rembang Tunggu Hari Baik Tempati Rumah Dinas

Meski sudah dilantik sebagai Kepala Dindukcapil secara definitif. Suparmin masih merangkap sebagai pelaksana tugas (Plt) BKD Rembang. Sebab masih berlangsung tahapan seleksi JPT di Solo. Semua peserta yang lolos administrasi di boyong.  Hanya secara teknis diminta menanyakan panselnya. Sebagai sekretariat memfasilitasi.

Sekda Rembang Fahrudin membenarkan jika Kamis lalu Suparmin dilantik kepala Dindukcapil. Ia memaparkan alasan dilantik sendirian. Karena Catatan Sipil sesuai ketentuan setelah ada mutasi perlu ada persetujuan oleh Dirjen Dukcapil.

Setelah ada pengajuan dari pemda atas permintaan melalui Gubernur. Juga melakukan wawancara sendiri. Dari hasil wawancara dibutuhkan waktu 15 hari. Karena pertama KASN membuat satu keputusan, setelah itu perlu dikoordinasikan Dirjen Dukcapil. Setelah itu baru masuk.

“Tidak bisa ditunggu. Kalau menunggu pelantikan tidak mungkin. Jadi apapun pasti akan menunggu datangnya surat keputusan. Kebetulan datangnya hari Rabu dan kamis dilantik. Jadi tidak ada hambatan,” jelasnya.

Sementara Bupati Rembang Hafidz berharap kepala dinas Dindukcapil bisa memberikan pelayanan pelayanan kepada masyarakat di bidang kependudukan dan pencatatan sipil dengan sebaik-baiknya.

“Tentang informasi di dinas yang baru ini dengan baik. Dengan tanggungjawab, meskipun ada perbedaan-perbedaan tentang kedinasan,” tegasnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/