alexametrics
24.6 C
Kudus
Wednesday, May 25, 2022

Rembang Kini Punya Satgas Covid-19 Pelajar, Ini Tugas Utamanya

REMBANG – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 pelajar se-Kabupaten Rembang kemarin terbentuk. Penggagasnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) setempat. Pelajar yang terpilih ini, nantinya mengemban tugas mencegah dan menanggulangi Covid-19 di kalangan pelajar.

Tugas pertama satgas yakni sosialisasi. Mereka diminta kembangkan ide kreatif untuk membuat formulasi tentang prokes dan vaksinasi. Dalam pencegahan diminta humanis dan edukatif kepada teman-teman. Selain menjadi teladan.

Launching dipusatkan di aula SMAN 2 Rembang. Peserta yang mengikuti dan mewakili berasal dari sembilan sekolah. Dari SMP diwakili SMPN 1 Pamotan, SMPN 1 Sale dan SMPN 1 Kragan. Untuk SMA diwakili SMAN 2 Rembang, SMAN 1 Rembang serta SMAN Kartini. Sementara SMK diwakili SMKN 1 Rembang, SMKN 1 Sedan dan SMKN 1 Sale. Pengukuhan ditandai penyematan ban lengan.


Hadiri perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng, Kepala Kejaksaan Negeri Rembang Syahrul Juaksha Subuki, Ketua DPRD Rembang Supadi, Wakil PN, Silviyanti  Zulfa dan Perwakilan Kodim 0720/Rembang Letda Arm Supartono serta Wakapolres Rembang Kompol Moch.

Baca Juga :  Anggota APTRI Rembang Digembleng Pengembangan Rempah

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Mardi menyadari betul bahwa penanganan untuk pencegahan Covid-19 bukan hanya pemerintah, tetapi juga warga sekolah. Karena di sekolah mulai dilaksanakan PTM.

“Mau tidak mau, walaupun di sekolah ada panitia. Pelaksaannya bapak-ibu guru atau karyawan-karyawati sekolah. Namun di kalangan siswa juga perlu dibentuk. Ini akan lebih efektif karena siswa yang menjadi satgas covid-19 bisa melakukan sosialisasi, mengawasi teman-temanya,” ungkapnya.

Pemimpin forum Satgas Covid-19 Pelajar Kepala Kejaksaan Negeri Rembang Syahrul Juaksha Subuki menyampaikan Satgas Covid-19 pelajar langkah inisiatif bagus dari Pemda. Khususnya Dinas Pendidikan.

”Ini menjawab juga pemerintah pusat dari beberapa kementerian untuk segera mengantisipasi timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan di kalangan pelajar dalam rangka pembelajaran tatap muka (PTM),” imbuhnya.






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 pelajar se-Kabupaten Rembang kemarin terbentuk. Penggagasnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) setempat. Pelajar yang terpilih ini, nantinya mengemban tugas mencegah dan menanggulangi Covid-19 di kalangan pelajar.

Tugas pertama satgas yakni sosialisasi. Mereka diminta kembangkan ide kreatif untuk membuat formulasi tentang prokes dan vaksinasi. Dalam pencegahan diminta humanis dan edukatif kepada teman-teman. Selain menjadi teladan.

Launching dipusatkan di aula SMAN 2 Rembang. Peserta yang mengikuti dan mewakili berasal dari sembilan sekolah. Dari SMP diwakili SMPN 1 Pamotan, SMPN 1 Sale dan SMPN 1 Kragan. Untuk SMA diwakili SMAN 2 Rembang, SMAN 1 Rembang serta SMAN Kartini. Sementara SMK diwakili SMKN 1 Rembang, SMKN 1 Sedan dan SMKN 1 Sale. Pengukuhan ditandai penyematan ban lengan.

Hadiri perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng, Kepala Kejaksaan Negeri Rembang Syahrul Juaksha Subuki, Ketua DPRD Rembang Supadi, Wakil PN, Silviyanti  Zulfa dan Perwakilan Kodim 0720/Rembang Letda Arm Supartono serta Wakapolres Rembang Kompol Moch.

Baca Juga :  Sakit Hati, Perangkat Desa di Rembang Ini Palsukan Surat Kematian Warganya

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Mardi menyadari betul bahwa penanganan untuk pencegahan Covid-19 bukan hanya pemerintah, tetapi juga warga sekolah. Karena di sekolah mulai dilaksanakan PTM.

“Mau tidak mau, walaupun di sekolah ada panitia. Pelaksaannya bapak-ibu guru atau karyawan-karyawati sekolah. Namun di kalangan siswa juga perlu dibentuk. Ini akan lebih efektif karena siswa yang menjadi satgas covid-19 bisa melakukan sosialisasi, mengawasi teman-temanya,” ungkapnya.

Pemimpin forum Satgas Covid-19 Pelajar Kepala Kejaksaan Negeri Rembang Syahrul Juaksha Subuki menyampaikan Satgas Covid-19 pelajar langkah inisiatif bagus dari Pemda. Khususnya Dinas Pendidikan.

”Ini menjawab juga pemerintah pusat dari beberapa kementerian untuk segera mengantisipasi timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan di kalangan pelajar dalam rangka pembelajaran tatap muka (PTM),” imbuhnya.






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/