alexametrics
33.7 C
Kudus
Thursday, August 4, 2022

Tak Hanya Satu, Ini Lokasi Exit Tol Demak-Tuban di Rembang

REMBANG – Pembagian exit Jalan Tol Demak-Tuban di Kabupaten Rembang kian santer terdengar akhir-akhir ini. Rencananya, jika tak ada perubahan, Rembang sendiri akan kebagian dua exit tol sekaligus. Berbeda dengan Kabupaten lain yang hanya mendapatkan jatah satu exit tol.

Baca Juga : Tujuh Terduga Pelaku Pengeroyokan di Turusgede Rembang Ditangkap, Polisi: Masih di Bawah Umur

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menuturkan, semula Rembang memang hanya kebagian satu exil tol untuk proyek Tol Demak-Tuban. Namun, karena pertimbangan tertentu, pihaknya mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR), agar mendapatkan satu lagi jatah exit tol.


“Karena wilayah di Rembang cukup panjang hingga 63 kilometer. Maka, kami ajukan satu exit tol lagi” ujarnya.

Baca Juga :  Pria Asal Sidowayah Rembang Ditemukan Meninggal saat Cari Pakan Ternak, Begini Kronologinya

Ia menambahkan, exit tol tersebut berada di kawasan kecamatan Kota, tepatnya di sekitar Desa Turusgede. Sedangkan satu lagi, diusulkan di antara Kecamatan Pamotan dan Sedan.

“Untuk exil tol di Kecamatan Rembang kurang lebih di sekitar Desa Turusgede. Sementara kami ajukan di wilayah antara Sedan dan Pamotan. Mengingat, di sana wilayah untuk mengangkut tambang, sepertinya disetujui,” jelas Hafidz.

Terpisah, terkait dengan pembebasan lahan, Hafidz belum bisa memberikan kepastian kapan akan dimulai. Namun, ia hanya membocorkan, pembebasan lahan akan dilakukan setelah proyek Tol Semarang-Demak selesai.

“Untukl pembebasan lahan belum. Insha Allah dimulai setelah tol Semarang-Demak selesai. Nantinya, langsung diteruskan dengan pengadaan lahan termasuk di Rembang. Tidak sampai 2024,” imbuhnya. (khim)

REMBANG – Pembagian exit Jalan Tol Demak-Tuban di Kabupaten Rembang kian santer terdengar akhir-akhir ini. Rencananya, jika tak ada perubahan, Rembang sendiri akan kebagian dua exit tol sekaligus. Berbeda dengan Kabupaten lain yang hanya mendapatkan jatah satu exit tol.

Baca Juga : Tujuh Terduga Pelaku Pengeroyokan di Turusgede Rembang Ditangkap, Polisi: Masih di Bawah Umur

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menuturkan, semula Rembang memang hanya kebagian satu exil tol untuk proyek Tol Demak-Tuban. Namun, karena pertimbangan tertentu, pihaknya mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR), agar mendapatkan satu lagi jatah exit tol.

“Karena wilayah di Rembang cukup panjang hingga 63 kilometer. Maka, kami ajukan satu exit tol lagi” ujarnya.

Baca Juga :  Aturan Berbusana Sopan Bagi PK di Rembang Masih Angin-anginan

Ia menambahkan, exit tol tersebut berada di kawasan kecamatan Kota, tepatnya di sekitar Desa Turusgede. Sedangkan satu lagi, diusulkan di antara Kecamatan Pamotan dan Sedan.

“Untuk exil tol di Kecamatan Rembang kurang lebih di sekitar Desa Turusgede. Sementara kami ajukan di wilayah antara Sedan dan Pamotan. Mengingat, di sana wilayah untuk mengangkut tambang, sepertinya disetujui,” jelas Hafidz.

Terpisah, terkait dengan pembebasan lahan, Hafidz belum bisa memberikan kepastian kapan akan dimulai. Namun, ia hanya membocorkan, pembebasan lahan akan dilakukan setelah proyek Tol Semarang-Demak selesai.

“Untukl pembebasan lahan belum. Insha Allah dimulai setelah tol Semarang-Demak selesai. Nantinya, langsung diteruskan dengan pengadaan lahan termasuk di Rembang. Tidak sampai 2024,” imbuhnya. (khim)


Most Read

Artikel Terbaru

/