alexametrics
27.2 C
Kudus
Thursday, August 4, 2022

Pemkab Rembang Larang Peserta Karnaval HUT RI ke-77 Gunakan Truk, Ini Alasannya

REMBANG – Gebyar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia dimeriahkan dengan karnaval. Rencananya akan ada arak-arakan menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Rembang Kota.

Baca Juga : Tujuh Terduga Pelaku Pengeroyokan di Turusgede Rembang Ditangkap, Polisi: Masih di Bawah Umur

Karnaval akan dilaksanakan Minggu, 21 Agustus nanti sekitar pukul 08.00. Berdasarkan surat nomor 0033.1/0033/2022 perihal kegiatan karnaval peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI yang diterbitkan Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, peserta bebas menampilkan kreasinya sepanjang sesuai dengan tema yang diusung. Yakni, Karnaval Pembangunan dan Kebangsaan.


Namun, untuk mobil hias atau kendaraan dilarang menggunakan tronton atau truk. Maksimal memakai mobil tipe L 300. Rutenya, dimulai dari Rumah Dinas Bupati, kemudian melewati Jalan HOS Cokroaminoto menuju Jalan dr Soetomo.

Peserta selanjutnya diarahkan melintasi Jalan Kartini dan Jalan Pemuda. Sampai di depan Stadion Krida, akan perform di depan panggung kehormatan. Setelah itu, peserta menuju finish di Gedung Haji.

Sementara itu, beberapa waktu lalu terbit Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 38 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah Jawa dan Bali.

Baca Juga :  Firman Kenalkan Teknologi Proliga pada Petani Cabai di Rembang

Menanggapi hal tersebut Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokopimda) Setda Rembang Arief Dwi Sulistya menjelaskan, Rembang saat ini masuk dalam kategori PPKM level I. Dengan status ini, kata Arief, tidak ada kebijakan pembatasan khusus yang diambil. Artinya tidak berpengaruh pada rencana kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan secara luring.

“Untuk HUT RI, kegiatan luring semuanya. Cuma nanti kalau ada perintah wajib daring ya kami ikuti,” ujarnya.

Begitupun pada rencana kegiatan karnaval. Nantinya akan berlanjut sesuai jadwal yang ditetapkan pada 21 Agustus. Pesertanya mulai dari sekolah-sekolah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga masyarakat umum. Rencana, karnaval juga akan dimeriahkan penampilan drumband dari akademi militer. Saat ini Pemkab masih menunggu konfirmasi untuk kesediaan.

“Apakah jadwalnya bisa atau tidak. Kami sudah mengirimkan Akmil AL, AU. Menunggu konfirmasi balasan dari sana,” jelasnya. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Gebyar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia dimeriahkan dengan karnaval. Rencananya akan ada arak-arakan menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Rembang Kota.

Baca Juga : Tujuh Terduga Pelaku Pengeroyokan di Turusgede Rembang Ditangkap, Polisi: Masih di Bawah Umur

Karnaval akan dilaksanakan Minggu, 21 Agustus nanti sekitar pukul 08.00. Berdasarkan surat nomor 0033.1/0033/2022 perihal kegiatan karnaval peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI yang diterbitkan Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, peserta bebas menampilkan kreasinya sepanjang sesuai dengan tema yang diusung. Yakni, Karnaval Pembangunan dan Kebangsaan.

Namun, untuk mobil hias atau kendaraan dilarang menggunakan tronton atau truk. Maksimal memakai mobil tipe L 300. Rutenya, dimulai dari Rumah Dinas Bupati, kemudian melewati Jalan HOS Cokroaminoto menuju Jalan dr Soetomo.

Peserta selanjutnya diarahkan melintasi Jalan Kartini dan Jalan Pemuda. Sampai di depan Stadion Krida, akan perform di depan panggung kehormatan. Setelah itu, peserta menuju finish di Gedung Haji.

Sementara itu, beberapa waktu lalu terbit Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 38 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah Jawa dan Bali.

Baca Juga :  Terpeleset, Remaja di Sumber Rembang Tewas Tenggelam di Embung

Menanggapi hal tersebut Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokopimda) Setda Rembang Arief Dwi Sulistya menjelaskan, Rembang saat ini masuk dalam kategori PPKM level I. Dengan status ini, kata Arief, tidak ada kebijakan pembatasan khusus yang diambil. Artinya tidak berpengaruh pada rencana kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan secara luring.

“Untuk HUT RI, kegiatan luring semuanya. Cuma nanti kalau ada perintah wajib daring ya kami ikuti,” ujarnya.

Begitupun pada rencana kegiatan karnaval. Nantinya akan berlanjut sesuai jadwal yang ditetapkan pada 21 Agustus. Pesertanya mulai dari sekolah-sekolah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga masyarakat umum. Rencana, karnaval juga akan dimeriahkan penampilan drumband dari akademi militer. Saat ini Pemkab masih menunggu konfirmasi untuk kesediaan.

“Apakah jadwalnya bisa atau tidak. Kami sudah mengirimkan Akmil AL, AU. Menunggu konfirmasi balasan dari sana,” jelasnya. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/