alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Dua Bulan Migrasi dari TV Analog ke Siaran Digital, Tapi Penyaluran STB di Rembang Masih Abu-Abu

REMBANG – Sudah dua bulan tayangan siaran televisi analog yang dimigrasi lewat digital mengemuka. Rembang masuk di tahap I. Namun hingga awal Juli belum ada tanda persiapan penyaluran Set Top Box (STB).

Sebelumnya mengemuka per tanggal 30 April warga masyarakat Kota Garam tidak bisa lagi menerima tayangan siaran TV analog. Persiapan di daerah berupa pemberian alat STB. Penerima 24.848 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dikirim langsung PT Pos.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinkominfo) Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo menyampaikan saat dikonfirmasi perkembangan tanggal 23 Juli sudah dilakukan rapat. Rapat melalui online dengan Kementerian Kominfo.


”Kami sudah koordinasi dengan kantor Pos. Sama belum ada konfirmasi terkait rencana penyaluran STB,” katanya.

Hingga akhir bulan ini belum ada signal kapan barang dikirim. Kantor Pos selaku penyalur belum mengetahahui. Karena informasi ada sebagian lewat kantor Pos dan pihak ketiga.

Baca Juga :  Dorong Kompetensi Tenaga Kerja, BLK Dinperinaker Rembang Gelar Pelatihan

Namun yang jelas sesuai rapat pertama di informasikan bahwa alat STB untuk Rembang menjadi tanggung jawab lembaga penyiaran swasta (LPS). Masih kata Prapto jika tidak salah ada lima. Terkait yang bertanggung jawab terkait pengadaan STBnya.

”Operasional pembagian distribusinya seperti apa menunggu hasil. Kouta masih sama,”’ imbuhnya.

Ditambahkan terkait penerimaan siaran di Rembang sudah tidak bisa. Tapi dengaan TV yang digital sudah bisa. Tapi tidak semua stasiun televisi bisa menerima atau masuk. Itu tergantung stasiun TV di Rembang atau sekitarnya sudah ada belum.

Sebagai catatan STB akan diberikan rumah tangga miskin. Masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Serta mereka yang hanya menggunakan antena UHF. Jika sudah menggunakan antena parabola tidak ada masalah. (noe/war)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Sudah dua bulan tayangan siaran televisi analog yang dimigrasi lewat digital mengemuka. Rembang masuk di tahap I. Namun hingga awal Juli belum ada tanda persiapan penyaluran Set Top Box (STB).

Sebelumnya mengemuka per tanggal 30 April warga masyarakat Kota Garam tidak bisa lagi menerima tayangan siaran TV analog. Persiapan di daerah berupa pemberian alat STB. Penerima 24.848 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dikirim langsung PT Pos.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinkominfo) Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo menyampaikan saat dikonfirmasi perkembangan tanggal 23 Juli sudah dilakukan rapat. Rapat melalui online dengan Kementerian Kominfo.

”Kami sudah koordinasi dengan kantor Pos. Sama belum ada konfirmasi terkait rencana penyaluran STB,” katanya.

Hingga akhir bulan ini belum ada signal kapan barang dikirim. Kantor Pos selaku penyalur belum mengetahahui. Karena informasi ada sebagian lewat kantor Pos dan pihak ketiga.

Baca Juga :  Kawanan Kera Liar "Teror" Warga Pamotan, Diduga dari Hutan Gambiran yang Gundul

Namun yang jelas sesuai rapat pertama di informasikan bahwa alat STB untuk Rembang menjadi tanggung jawab lembaga penyiaran swasta (LPS). Masih kata Prapto jika tidak salah ada lima. Terkait yang bertanggung jawab terkait pengadaan STBnya.

”Operasional pembagian distribusinya seperti apa menunggu hasil. Kouta masih sama,”’ imbuhnya.

Ditambahkan terkait penerimaan siaran di Rembang sudah tidak bisa. Tapi dengaan TV yang digital sudah bisa. Tapi tidak semua stasiun televisi bisa menerima atau masuk. Itu tergantung stasiun TV di Rembang atau sekitarnya sudah ada belum.

Sebagai catatan STB akan diberikan rumah tangga miskin. Masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Serta mereka yang hanya menggunakan antena UHF. Jika sudah menggunakan antena parabola tidak ada masalah. (noe/war)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/