alexametrics
25.9 C
Kudus
Thursday, May 26, 2022

Polemik Pemindahan Pasar Kota Rembang, Pemkab Dorong Gelar Audiensi Resmi

REMBANG – Polemik pemindahan Pasar Rembang masih belum selesai. Para pedagang masih memberikan sinyal penolakan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mendorong adanya audiensi resmi antara pemerintah dan pedagang.

Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro telah menyambangi para pedagang pasar. Ia diundang saat mereka menggelar acara manakiban. Hanies mengaku, telah mendengar curhatan-curhatan dari mereka.

”Curhatan banyak dong. Segala permasalahan pasti ada. Dimana pun tempatnya. Termasuk pasar,” ujarnya.


Dari ungkapan yang ia dengar, diantaranya adanya permintaan pedagang yang masih enggan apabila ada rencana pemindahan pasar. Mereka menginginkan agar pasar saat ini bisa diperbaiki. Dan, lokasi masih tetap sebagaimana yang ada saat ini.

”Beberapa minta, mayoritas pedagang minta diperbaiki pasarnya di tempat asal. Lokasi existing,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, pihaknya meminta agar ada forum audiensi resmi. Antara Pemkab Rembang dan pedagang pasar. Selain itu, juga bersama legislatif. Terkait dengan permintaan pembangunan pasar di lokasi saat ini, menurutnya hal tersebut butuh proses.

Baca Juga :  Urai Kejenuhan Jalur Pantura Rembang, Gagas Jalur Leter S

”Saya sampaikan tadi apapun itu prinsip kami pemerintah kabupaten akan memberikan yang terbaik. Soal dibangun dieksisting atau di lain tempat itu proses. Kami dorong audiensi resmi ke pemerintah kabupaten dan juga ke legislatif. Jadi ada pembicaraan yang lebih fokus,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Rembang Bisri Cholil Laqouf menyampaikan, pihak legislatif tidak pernah diajak berembuk tentang rencana pemindahan pasar. Pembahasan yang berlangsung saat ini antara eksekutif dan legislatif dinilai belum detail.

Sementara itu, saat ini dokumen-dokumen pembangunan dan pemindahan pasar dinilai memenuhi syarat. Ke depan, tinggal menunggu kebijakan pemerintah untuk pengalokasian anggaran. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Polemik pemindahan Pasar Rembang masih belum selesai. Para pedagang masih memberikan sinyal penolakan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mendorong adanya audiensi resmi antara pemerintah dan pedagang.

Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro telah menyambangi para pedagang pasar. Ia diundang saat mereka menggelar acara manakiban. Hanies mengaku, telah mendengar curhatan-curhatan dari mereka.

”Curhatan banyak dong. Segala permasalahan pasti ada. Dimana pun tempatnya. Termasuk pasar,” ujarnya.

Dari ungkapan yang ia dengar, diantaranya adanya permintaan pedagang yang masih enggan apabila ada rencana pemindahan pasar. Mereka menginginkan agar pasar saat ini bisa diperbaiki. Dan, lokasi masih tetap sebagaimana yang ada saat ini.

”Beberapa minta, mayoritas pedagang minta diperbaiki pasarnya di tempat asal. Lokasi existing,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, pihaknya meminta agar ada forum audiensi resmi. Antara Pemkab Rembang dan pedagang pasar. Selain itu, juga bersama legislatif. Terkait dengan permintaan pembangunan pasar di lokasi saat ini, menurutnya hal tersebut butuh proses.

Baca Juga :  KTP Bermasalah, Pencairan Bantuan Tunai di Rembang Terkendala

”Saya sampaikan tadi apapun itu prinsip kami pemerintah kabupaten akan memberikan yang terbaik. Soal dibangun dieksisting atau di lain tempat itu proses. Kami dorong audiensi resmi ke pemerintah kabupaten dan juga ke legislatif. Jadi ada pembicaraan yang lebih fokus,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Rembang Bisri Cholil Laqouf menyampaikan, pihak legislatif tidak pernah diajak berembuk tentang rencana pemindahan pasar. Pembahasan yang berlangsung saat ini antara eksekutif dan legislatif dinilai belum detail.

Sementara itu, saat ini dokumen-dokumen pembangunan dan pemindahan pasar dinilai memenuhi syarat. Ke depan, tinggal menunggu kebijakan pemerintah untuk pengalokasian anggaran. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/