alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Miris! Wakil Bupati Rembang Temukan Kantor Desa Tak Tersentuh Perbaikan

REMBANG – Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro’ menemukan kerusakan ruangan kantor desa setelah menghadiri acara di Ronggomulyo, Kecamatan Sumber, Senin (1/8). Ia ditunjukkan kondisi ruangan yang atapnya bolong-bolong. Padahal pemerintah desa setempat sudah mengajukan perbaikan beberapa tahun lalu, namun belum juga terealisasi.

Pertemuan di balai desa itu sudah ditutup. Sebelum beranjak, Wabup yang didampingi jajarannya diajak masuk ke dalam ruangan. Lokasinya berada di bagian belakang joglo yang digunakan untuk rapat. Terdapat pintu. Wabup dan rombongan pun masuk.

Jika dilihat dari luar pintu, kondisinya nampak gelap. Di dalam terdapat layer monitor yang menyala. Sementara, jika mendongak ke atas, terlihat celah-celah cahaya. Ya, itu merupakan efek dari atap genting ruangan yang bolong. Ada beberapa lubang.


Hanies tampak berkomunikasi bersama pemerintah desa setempat. Kata Wabup, sebelumnya kepala desa sudah mengusulkan untuk perbaikan. ”Yang balai desa ini sudah lama, sama Pak Kades diusulkan ke Pemkab sejak 2018,” ujarnya.

Baca Juga :  Tes CPNS PPPK di Rembang Digelar Tiga Hari

Meski demikian, ia menyadari, hingga kemarin usulan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut dari pemerintah kabupaten. Sehingga kondisi ruangan di kantor desa tersebut masih sama. ”Memang sampai sekarang belum kebagian,” imbuhnya.

Ia menjanjikan, kemungkinan usulan tersebut bisa dilakukan perbaikan dalam tahun ini atau pada 2023 nanti. Pihaknya akan menjadikan usulan perbaikan ini sebagai skala prioritas.

”Jadi kondisinya masih sama dengan beberapa tahun yang lalu. Tapi Insha’Allah tahun ini dan tahun depan kami upayakan. Jadi skala prioritas,” jelasnya.

Selain itu, di desa-desa lain, ia juga mengaku mendapatkan beberapa laporan tentang kerusakan jalan. Menanggapi hal itu, ia akan memeriksa terlebih dahulu terkait kewenangan dalam perbaikan. Dengan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru). ”Karena kewajiban kabupaten, nanti minta PU untuk segera memperbaiki,” ujarnya. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro’ menemukan kerusakan ruangan kantor desa setelah menghadiri acara di Ronggomulyo, Kecamatan Sumber, Senin (1/8). Ia ditunjukkan kondisi ruangan yang atapnya bolong-bolong. Padahal pemerintah desa setempat sudah mengajukan perbaikan beberapa tahun lalu, namun belum juga terealisasi.

Pertemuan di balai desa itu sudah ditutup. Sebelum beranjak, Wabup yang didampingi jajarannya diajak masuk ke dalam ruangan. Lokasinya berada di bagian belakang joglo yang digunakan untuk rapat. Terdapat pintu. Wabup dan rombongan pun masuk.

Jika dilihat dari luar pintu, kondisinya nampak gelap. Di dalam terdapat layer monitor yang menyala. Sementara, jika mendongak ke atas, terlihat celah-celah cahaya. Ya, itu merupakan efek dari atap genting ruangan yang bolong. Ada beberapa lubang.

Hanies tampak berkomunikasi bersama pemerintah desa setempat. Kata Wabup, sebelumnya kepala desa sudah mengusulkan untuk perbaikan. ”Yang balai desa ini sudah lama, sama Pak Kades diusulkan ke Pemkab sejak 2018,” ujarnya.

Baca Juga :  Gus Hanies: Potensi Pertanian Jadi Jurus Atasi Kemiskinan di Sulang

Meski demikian, ia menyadari, hingga kemarin usulan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut dari pemerintah kabupaten. Sehingga kondisi ruangan di kantor desa tersebut masih sama. ”Memang sampai sekarang belum kebagian,” imbuhnya.

Ia menjanjikan, kemungkinan usulan tersebut bisa dilakukan perbaikan dalam tahun ini atau pada 2023 nanti. Pihaknya akan menjadikan usulan perbaikan ini sebagai skala prioritas.

”Jadi kondisinya masih sama dengan beberapa tahun yang lalu. Tapi Insha’Allah tahun ini dan tahun depan kami upayakan. Jadi skala prioritas,” jelasnya.

Selain itu, di desa-desa lain, ia juga mengaku mendapatkan beberapa laporan tentang kerusakan jalan. Menanggapi hal itu, ia akan memeriksa terlebih dahulu terkait kewenangan dalam perbaikan. Dengan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru). ”Karena kewajiban kabupaten, nanti minta PU untuk segera memperbaiki,” ujarnya. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru