alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Maling Kayu Jati di Sudo Rembang Tinggalkan 3 Motor usai Kepergok Petugas, Begini Kronologinya

REMBANG – Petugas patrol kawasan hutan mempergoki dugaan illegal logging di kawasan hutan Sudo pada Senin (1/8). Akibatnya, tiga motor pelaku berhasil diamankan petugas.

Baca Juga : Lengkap! Ini Daftar Kekayaan Bupati dan Pejabat di Rembang, Siapa yang Terkaya?

Kejadian bermula saat Asper Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Irwan Istianto bersama dengan Kepala urusan Teknik Antok Karmani Hadi dan Polisi terotorial (Polter) Yoga Winarto melakukan patroli rutin dijam rawan di wilayah Resor pemangkuan Hutan Jatigenuk sekitar pukul 16.00.


Sampai di kawasan petak 3 RPH Jati genuk, Asper Irwan mendengar suara kendaraan. Tim pun bergegas untuk mencari. Hingga mereka berpapasan dengan terduga pelaku.

Takut ketahuan, pembawa kayu itu pun langsung kabur meninggalkan barang curiannya. Tak hanya itu, motor mereka pun juga ditinggal.

Tim pun langsung memeriksa kayu dan sepeda motor yang ditinggalkan oleh pelaku. Barang bukti pun ditemukan. Mulai kayu hingga sepeda motor.

Baca Juga :  Kerugian Arisan dan Investasi Bodong di Rembang Capai Lebih dari Rp 2 Miliar

Selanjutnya, Waka Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan Dwi Anggoro Kasih, bersama timnya langsung menuju lokasi yang masuk dalam wilayah Desa Grawan, Kecamatan Sumber itu.

Waka Administratur Dwi Anggoro Kasih menyampaikan, ada sejumlah barang bukti berupa tiga sepeda motor, tiga kayu jati A2 panjang 2,5 meter dan juga dua kampak.

Diduga, kayu tersebut didapatkan dari petak 4 A RPH Logede, Kecamatan Sumber. Selanjutnya, pihaknya meminta untuk memeriksa lokasi tersebut.

”Petugas pengamanan hutan dan polternya sering melakukan patroli dijam-jam rawan seperti pada sore menjelang maghrib,” katanya.

Ia menegaskan, apabila mendapatkan informasi agar langsung memeriksa di lokasi dan melakukan penelusuran. ”Yang penting skema patroli tidak bocor. Karena petugas kami juga terbatas dan kawasan hutan yang kami jaga juga cukup luas,” imbuhnya. (vah/khim)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Petugas patrol kawasan hutan mempergoki dugaan illegal logging di kawasan hutan Sudo pada Senin (1/8). Akibatnya, tiga motor pelaku berhasil diamankan petugas.

Baca Juga : Lengkap! Ini Daftar Kekayaan Bupati dan Pejabat di Rembang, Siapa yang Terkaya?

Kejadian bermula saat Asper Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Irwan Istianto bersama dengan Kepala urusan Teknik Antok Karmani Hadi dan Polisi terotorial (Polter) Yoga Winarto melakukan patroli rutin dijam rawan di wilayah Resor pemangkuan Hutan Jatigenuk sekitar pukul 16.00.

Sampai di kawasan petak 3 RPH Jati genuk, Asper Irwan mendengar suara kendaraan. Tim pun bergegas untuk mencari. Hingga mereka berpapasan dengan terduga pelaku.

Takut ketahuan, pembawa kayu itu pun langsung kabur meninggalkan barang curiannya. Tak hanya itu, motor mereka pun juga ditinggal.

Tim pun langsung memeriksa kayu dan sepeda motor yang ditinggalkan oleh pelaku. Barang bukti pun ditemukan. Mulai kayu hingga sepeda motor.

Baca Juga :  Diverifikasi, Jenis Bantuan untuk Anak Yatim Piatu Malah Tak Jelas

Selanjutnya, Waka Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan Dwi Anggoro Kasih, bersama timnya langsung menuju lokasi yang masuk dalam wilayah Desa Grawan, Kecamatan Sumber itu.

Waka Administratur Dwi Anggoro Kasih menyampaikan, ada sejumlah barang bukti berupa tiga sepeda motor, tiga kayu jati A2 panjang 2,5 meter dan juga dua kampak.

Diduga, kayu tersebut didapatkan dari petak 4 A RPH Logede, Kecamatan Sumber. Selanjutnya, pihaknya meminta untuk memeriksa lokasi tersebut.

”Petugas pengamanan hutan dan polternya sering melakukan patroli dijam-jam rawan seperti pada sore menjelang maghrib,” katanya.

Ia menegaskan, apabila mendapatkan informasi agar langsung memeriksa di lokasi dan melakukan penelusuran. ”Yang penting skema patroli tidak bocor. Karena petugas kami juga terbatas dan kawasan hutan yang kami jaga juga cukup luas,” imbuhnya. (vah/khim)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru