alexametrics
24.6 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

SMK Muhammadiyah Rembang Luncurkan Motor Listrik ECGO-5

REMBANG – Di tengah kenaikan bahan bakar minyak (BBM) saat ini. Motor listrik menjadi salah satu solusi tetap berhemat. Peluang ini ditangkap baik oleh SMK Muhammadiyah Rembang dengan menawarkan motor listrik ECGO-5.

Sepeda motor listrik ini kemarin di-soft launching. Pihak sekolah mengklaim produk ECGO-5 memiliki banyak keunggulan. Cukup sekali charger bisa menempuh jarak 80 km. Ongkos sekali charger hanya Rp 2 ribu.

Jika dibandingkan dibandingkan motor bensin 1 liter Rp 12.500,-hanya menempuh 40 KM. Perbandingan  motor ECGO VS motor bensin  1 banding 10. Setahun tahun pakai motor listrik bisa hemat Rp 3 jutaan.


Motor ini dilengkapi dilengkapi baterai Lithium Phosphate yang usianya bisa 10 tahun. Garansi terlama 5 tahun. Motor juga sudah STNK/BPKB. Bahkan untuk Ramadan dan Syawal ini, ada program khusus dari sekolah. Yakni,  10 persen laba penjualan akan didonasikan Laziznu.

Pimpinan Dealer Sinar Perkasa Nusantara Teaching Factory SMK Muhammadiyah Rembang Febri Alfianto Nugroho didampingi Hasan Chasbolah selaku Tim Electrical Engineering menyebutkan kenaikan BBM pada prinsipnya sebagai warga negara cukup memaklumi. Menurutnya kehadiran motor listrik merupakan bagian dari inovasi sekolah. Sekaligus bisa menjadi alterative.

”Kita tawarkan alternatif. Yaitu suatu produk motor listrik ramah lingkungan. Harapannya bisa menjadi alternatif biaya BBM,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab-DPRD Rembang Sepakat Utang Rp 200 Miliar

Ia menyebutkan motor listrik ECGO-5. Beda versi dengan sebelumnya desain. Model. Dan baterai. Daya lebih besar. Sehingga jangkauan tempuh lebih jauh. Produk ini sekali charger diperkirakan mampu menempuh jarak 70-80 km.

“Sekali cas 3-5 jam. Kalau malam di ces, pagi bisa digunakan aktivitas. Biaya cas kurang lebih 1 kwh sekian atau dikonversi Rp 2 ribu rupiah. Bisa dibayangkan uang Rp 2 ribu bisa menempuh 70-80 km,” imbuhannya.

Sementara dengan kenaikan harga BBM sekarang Rp 12.500 bisa menempuh 40 km. Jadi kalau dibandingkan motor tersebut dengan jarak 80 km, berarti membutuhkan estimasi Rp 25 ribu per 80 km.

”Sebanding Rp 2 ribu banding Rp 25 ribu. Ibaratnya 1:10. Sangat hemat sekali untuk ukuran motor listrik,” yakinnya.

Apalagi motor listrik ini bebas perawatan. Karena tidak butuh oli dan bensin. Jadi perawatannya seperti perangkat elektronik. Soal khawatirkan motor listrik komponen utama. Motor, aki dan controller. Versi terbaru ini memberikan jaminan kendaraan ini garansi sampai 5 tahun. Akan tetapi secara teknologi menggunakan baterai tipe sama.

Soal harga di Jateng versi terbaru ini dibanderol Rp 16. 600.000 juta. Sudah STNK/BPKB. Proses surat hanya sepekan. “Kecepatan maksimum 50-60 km /jam,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Di tengah kenaikan bahan bakar minyak (BBM) saat ini. Motor listrik menjadi salah satu solusi tetap berhemat. Peluang ini ditangkap baik oleh SMK Muhammadiyah Rembang dengan menawarkan motor listrik ECGO-5.

Sepeda motor listrik ini kemarin di-soft launching. Pihak sekolah mengklaim produk ECGO-5 memiliki banyak keunggulan. Cukup sekali charger bisa menempuh jarak 80 km. Ongkos sekali charger hanya Rp 2 ribu.

Jika dibandingkan dibandingkan motor bensin 1 liter Rp 12.500,-hanya menempuh 40 KM. Perbandingan  motor ECGO VS motor bensin  1 banding 10. Setahun tahun pakai motor listrik bisa hemat Rp 3 jutaan.

Motor ini dilengkapi dilengkapi baterai Lithium Phosphate yang usianya bisa 10 tahun. Garansi terlama 5 tahun. Motor juga sudah STNK/BPKB. Bahkan untuk Ramadan dan Syawal ini, ada program khusus dari sekolah. Yakni,  10 persen laba penjualan akan didonasikan Laziznu.

Pimpinan Dealer Sinar Perkasa Nusantara Teaching Factory SMK Muhammadiyah Rembang Febri Alfianto Nugroho didampingi Hasan Chasbolah selaku Tim Electrical Engineering menyebutkan kenaikan BBM pada prinsipnya sebagai warga negara cukup memaklumi. Menurutnya kehadiran motor listrik merupakan bagian dari inovasi sekolah. Sekaligus bisa menjadi alterative.

”Kita tawarkan alternatif. Yaitu suatu produk motor listrik ramah lingkungan. Harapannya bisa menjadi alternatif biaya BBM,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tahanan Asal Jakarta Meninggal di Rutan Rembang

Ia menyebutkan motor listrik ECGO-5. Beda versi dengan sebelumnya desain. Model. Dan baterai. Daya lebih besar. Sehingga jangkauan tempuh lebih jauh. Produk ini sekali charger diperkirakan mampu menempuh jarak 70-80 km.

“Sekali cas 3-5 jam. Kalau malam di ces, pagi bisa digunakan aktivitas. Biaya cas kurang lebih 1 kwh sekian atau dikonversi Rp 2 ribu rupiah. Bisa dibayangkan uang Rp 2 ribu bisa menempuh 70-80 km,” imbuhannya.

Sementara dengan kenaikan harga BBM sekarang Rp 12.500 bisa menempuh 40 km. Jadi kalau dibandingkan motor tersebut dengan jarak 80 km, berarti membutuhkan estimasi Rp 25 ribu per 80 km.

”Sebanding Rp 2 ribu banding Rp 25 ribu. Ibaratnya 1:10. Sangat hemat sekali untuk ukuran motor listrik,” yakinnya.

Apalagi motor listrik ini bebas perawatan. Karena tidak butuh oli dan bensin. Jadi perawatannya seperti perangkat elektronik. Soal khawatirkan motor listrik komponen utama. Motor, aki dan controller. Versi terbaru ini memberikan jaminan kendaraan ini garansi sampai 5 tahun. Akan tetapi secara teknologi menggunakan baterai tipe sama.

Soal harga di Jateng versi terbaru ini dibanderol Rp 16. 600.000 juta. Sudah STNK/BPKB. Proses surat hanya sepekan. “Kecepatan maksimum 50-60 km /jam,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/