alexametrics
26.3 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Miris, Dua Bulan Kecelakaan Lalu Lintas di Rembang Renggut 15 Nyawa

REMBANG – Satlantas Polres Rembang mencatat selama Januari-Februari 2022 ada 78 kasus laka dengan korban meninggal dunia sebanyak 15 orang. Ini terungkap saat Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 di halaman Mapolres Rembang pada Selasa (1/3).

Pada operasi yang dimulai tanggal 01 sampai 14 Maret 2022 mendatang. Polres Rembang menerjunkan 78 personel. Dari Satlantas ada 43 personel. Selebihnya dari personel Polres Rembang dan kerja sama dengan stakeholder.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan melalui Kasatlantas Polres Rembang AKP Indra Jaya Syafputra menuturkan operasi difokuskan pada kedisiplinan masyarakat saat berkendara. “Tertib berlalu lintas, prokes dan menurunkan tingkat pelanggaran. Ada teguran dan penindakan, seperti knalpot brong,” tegasnya.


Tak hanya itu ada sosialisasi pengendara motor wajib menyalakan lampu utama. Karena melihat kejadian-kejadian laka bukan tabrak depan dari depan. Tetapi beriringan. Kendaraan besar atau mobil dengan motor sehingga tidak terlihat.

Baca Juga :  Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan, Jalan dan Lampu Jadi Sorotan

”Kita sosialisasi lagi wajib mennyalakan lampu utama. Padahal sudah lama. Kegiatan kita mengurangi kecelakaan dan fatalitas kecelakaan,” imbuhnya.

Sebagai catatan Satlantas Polres Rembang, sampai Februari 2022 sudah 78 kejadian. Sejak awal tahun yang meninggal dunia 15 orang. Korban luka-luka 77 orang. Tentunya banyak faktor, pertama pengendaranya, karakteristik wilayah daerah.

“Seringnya kecelakaan truk dengan motor. Karena memang jalan pantura. Tidak ada jalur yang membedakan antara kendaraan mobil dan motor. Jadi satu. Selain itu keramaian di jalur pantura,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Satlantas Polres Rembang mencatat selama Januari-Februari 2022 ada 78 kasus laka dengan korban meninggal dunia sebanyak 15 orang. Ini terungkap saat Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 di halaman Mapolres Rembang pada Selasa (1/3).

Pada operasi yang dimulai tanggal 01 sampai 14 Maret 2022 mendatang. Polres Rembang menerjunkan 78 personel. Dari Satlantas ada 43 personel. Selebihnya dari personel Polres Rembang dan kerja sama dengan stakeholder.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan melalui Kasatlantas Polres Rembang AKP Indra Jaya Syafputra menuturkan operasi difokuskan pada kedisiplinan masyarakat saat berkendara. “Tertib berlalu lintas, prokes dan menurunkan tingkat pelanggaran. Ada teguran dan penindakan, seperti knalpot brong,” tegasnya.

Tak hanya itu ada sosialisasi pengendara motor wajib menyalakan lampu utama. Karena melihat kejadian-kejadian laka bukan tabrak depan dari depan. Tetapi beriringan. Kendaraan besar atau mobil dengan motor sehingga tidak terlihat.

Baca Juga :  Sempat Dikaji, Pemkab Pastikan Thong-Thonglek di Rembang Tetap Digelar

”Kita sosialisasi lagi wajib mennyalakan lampu utama. Padahal sudah lama. Kegiatan kita mengurangi kecelakaan dan fatalitas kecelakaan,” imbuhnya.

Sebagai catatan Satlantas Polres Rembang, sampai Februari 2022 sudah 78 kejadian. Sejak awal tahun yang meninggal dunia 15 orang. Korban luka-luka 77 orang. Tentunya banyak faktor, pertama pengendaranya, karakteristik wilayah daerah.

“Seringnya kecelakaan truk dengan motor. Karena memang jalan pantura. Tidak ada jalur yang membedakan antara kendaraan mobil dan motor. Jadi satu. Selain itu keramaian di jalur pantura,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/