alexametrics
28.3 C
Kudus
Wednesday, June 29, 2022

Tinjau Vaksinasi Anak di Rembang, Ganjar Bagikan HP kepada Siswa SD

REMBANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo amati pelaksanaan aktivitas vaksinasi anak di Kabupaten Rembang, Rabu (2/2). Dia mendatangi SDN 6 Kutoharjo, samping selatan Alun-alun Rembang. Lalu, menyapa anak didik yang baru disuntik vaksin.

Ganjar datang naik mobil Innova hitam. Kenakan batik tulis motif naga warna merah. Didampingi secara langsung Bupati Rembang, Abdul Hafidz beserta rombongan. Di sekolah sudah ada unsur Forkompimda. Ada Wakil Bupati Rembang, Mochammad Hanies Cholil Barro’. Ingatkan anak-anak bermain bola tanpa masker, karena ada varian omicron.

Turut mendampingi Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan, Dandim 0720 Rembang Letkol Kav Donan Wahyu Sejati, Kepala Kejaksaan Negeri Rembang Syahrul Juaksha Subuki, diwakili Kasi Intel Agus Yuliana Indra Santoso. Serta unsur Dinkes dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora).


Disana hanya sekira lima menit. Sebelumnya Ganjar sowan di kyai Nawawi, Tasikagung. Dengan semangat Ganjar menyapa para tenaga pendidik. Di halaman depan berinteraksi murid-murid. Menanyakan apakah sudah disuntik vaksin, dan apakah sakit atau tidak.

Pelajar SD tersebut kompak menjawab tidak! Ikhtiar untuk membentuk Herd immunity atau kekebalan kelompok diacungi jempol Ganjar. Setelah itu, Ganjar sosialisasi seputar varian anyar covid Omicron. Dilanjutkan bikin kuis. Seputar antisipasi Prokesnya.

”Ada yang mau handphone atau tidak. Buat menunjang pembelajaran?” pertanyaan Ganjar kepada salah satu murid disana yang berhasil menjawab kuis.

Baca Juga :  Dilirik, Investor di Rembang Butuh 50 Ha untuk Industri Padat Karya

Kemudian, dilanjutkan meninjau ruang kelas. Melihat langsung proses vaksinasi anak, termasuk tenaga pendidik seputar vaksin booster. Beberapa arahan dan pesan disampaikan. Untuk suksesnya pelaksanaan PTM uji coba simulasi terbatas 100 persen full. Tidak lama rombongan keluar kelas. Diluar emak-emak dan lansia menyapa Ganjar.

”Sehat nggih bu? Sampun disuntik bu? Kalau sudah dua, sekali lagi ya. Jadi tiga,” pesanya.

Dalam kesempatan tersebut Ganjar mengamati aktivitas anak yang baru main. Hal itu supaya diperhatikan bapak dan ibu guru. Karena di sana ada bermain bola, tidak pakai masker. Itu bahaya.

”Yang gini – gini satgas yang harus ngontrol! Anak-anak tidak sadar. Dia tidak pakai sadar. Tidak pakai masker. Main. Nanti yang akan menjadi masalah penularan. Disini bapak ibu gurunya mana? diingatkan langsung,” pesan Ganjar.

Dengan penuh semangat Ganjar ikut mengingatkan langsung. ”Halo anak-anak. Dengerin dulu ya. Karena ada varian omicron. Maka anak-anak harus prokes. Oke. Maskernya jangan dilepas. Kalau main-main maskernya tidak boleh dilepas,” pesannya.

Hal itu disahut anak-anak SD. Siap mengikuti arahan yang diberikan Gubernur Jateng. Setelah menuruti rombongan langsung geser kembali. Sementara pelaksanaan vaksinasi untuk anak dan tenaga pendidik terus dikebut. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo amati pelaksanaan aktivitas vaksinasi anak di Kabupaten Rembang, Rabu (2/2). Dia mendatangi SDN 6 Kutoharjo, samping selatan Alun-alun Rembang. Lalu, menyapa anak didik yang baru disuntik vaksin.

Ganjar datang naik mobil Innova hitam. Kenakan batik tulis motif naga warna merah. Didampingi secara langsung Bupati Rembang, Abdul Hafidz beserta rombongan. Di sekolah sudah ada unsur Forkompimda. Ada Wakil Bupati Rembang, Mochammad Hanies Cholil Barro’. Ingatkan anak-anak bermain bola tanpa masker, karena ada varian omicron.

Turut mendampingi Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan, Dandim 0720 Rembang Letkol Kav Donan Wahyu Sejati, Kepala Kejaksaan Negeri Rembang Syahrul Juaksha Subuki, diwakili Kasi Intel Agus Yuliana Indra Santoso. Serta unsur Dinkes dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora).

Disana hanya sekira lima menit. Sebelumnya Ganjar sowan di kyai Nawawi, Tasikagung. Dengan semangat Ganjar menyapa para tenaga pendidik. Di halaman depan berinteraksi murid-murid. Menanyakan apakah sudah disuntik vaksin, dan apakah sakit atau tidak.

Pelajar SD tersebut kompak menjawab tidak! Ikhtiar untuk membentuk Herd immunity atau kekebalan kelompok diacungi jempol Ganjar. Setelah itu, Ganjar sosialisasi seputar varian anyar covid Omicron. Dilanjutkan bikin kuis. Seputar antisipasi Prokesnya.

”Ada yang mau handphone atau tidak. Buat menunjang pembelajaran?” pertanyaan Ganjar kepada salah satu murid disana yang berhasil menjawab kuis.

Baca Juga :  Tok! 67 Ribu KK di Rembang bakal Terima Bantuan Tunai Minyak Goreng

Kemudian, dilanjutkan meninjau ruang kelas. Melihat langsung proses vaksinasi anak, termasuk tenaga pendidik seputar vaksin booster. Beberapa arahan dan pesan disampaikan. Untuk suksesnya pelaksanaan PTM uji coba simulasi terbatas 100 persen full. Tidak lama rombongan keluar kelas. Diluar emak-emak dan lansia menyapa Ganjar.

”Sehat nggih bu? Sampun disuntik bu? Kalau sudah dua, sekali lagi ya. Jadi tiga,” pesanya.

Dalam kesempatan tersebut Ganjar mengamati aktivitas anak yang baru main. Hal itu supaya diperhatikan bapak dan ibu guru. Karena di sana ada bermain bola, tidak pakai masker. Itu bahaya.

”Yang gini – gini satgas yang harus ngontrol! Anak-anak tidak sadar. Dia tidak pakai sadar. Tidak pakai masker. Main. Nanti yang akan menjadi masalah penularan. Disini bapak ibu gurunya mana? diingatkan langsung,” pesan Ganjar.

Dengan penuh semangat Ganjar ikut mengingatkan langsung. ”Halo anak-anak. Dengerin dulu ya. Karena ada varian omicron. Maka anak-anak harus prokes. Oke. Maskernya jangan dilepas. Kalau main-main maskernya tidak boleh dilepas,” pesannya.

Hal itu disahut anak-anak SD. Siap mengikuti arahan yang diberikan Gubernur Jateng. Setelah menuruti rombongan langsung geser kembali. Sementara pelaksanaan vaksinasi untuk anak dan tenaga pendidik terus dikebut. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/