alexametrics
30 C
Kudus
Saturday, July 23, 2022

Modus Isi Pulsa, Warga Sumber Rembang Justru Tertipu Rp 200 Juta

REMBANG – Kasus penipuan kembali terjadi di Kabupaten Rembang. Tak tanggung-tanggung, korban Sri Rahayu, 49, warga Desa Ronggo, Kecamatan Sumber mengalami kerugian hingga Rp 200 juta. Tak terima, Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Rembang.

Baca Juga : Sopir Mengantuk, Bus Pariwisata Asal Rembang Terjun Ke Sungai

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus kejadian bermula pada Jumat (6/5). Semula, korban yang sedang dalam perjalanan tiba-tiba mendapat telepon yang mengatasnamakan salah satu bank BUMN. Bahwasanya, korban mendapatkan hadiah pulsa senilai Rp 300 ribu. Korban pun membenarkan hal tersebut.


Tak cukup sampai sana, korban pun menyebut bahwa hadiah itu harus dilaporkan ke pihak bank pada Senin (9/5). Sekaligus mengisi identitas di nomor undian yang telah diberikan oleh pelaku. Tak dikira, korban justru terkecoh dengan undian tersebut, yang ternyata adalah pengisian kode OTP (One Time Password).

Setelah berhasil mengelabui korban, pelaku kemudian menggasak saldo korban hingga Rp 200 juta. Tak lama, selang beberapa menit korban pun tersadar bahwa ia telah mengalami penipuan. Korban lalu bergegas melaporkannya ke CS bank dan pihak kepolisian.

Baca Juga :  Digelar Lagi, Sedekah Laut Tasikagung hanya Diiringi Barongan

Keponakan korban, Veronicha, berharap kasus tersebut segera ditangani oleh pihak berwajib. Mengingat, laporan telah dibuat kurang lebih satu bulan.

“Kami berharap kasus ini segera bisa ditangani. Karena sudah hampir satu bulan. Belum ada kabar apapun yang membuat hati tenang. Terlebih, jumlah uang juga tidak sedikit,” katanya.

Namun, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus pihak kepolisian belum bisa memberikan informasi detail terkait kasus tersebut. (khim)

REMBANG – Kasus penipuan kembali terjadi di Kabupaten Rembang. Tak tanggung-tanggung, korban Sri Rahayu, 49, warga Desa Ronggo, Kecamatan Sumber mengalami kerugian hingga Rp 200 juta. Tak terima, Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Rembang.

Baca Juga : Sopir Mengantuk, Bus Pariwisata Asal Rembang Terjun Ke Sungai

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus kejadian bermula pada Jumat (6/5). Semula, korban yang sedang dalam perjalanan tiba-tiba mendapat telepon yang mengatasnamakan salah satu bank BUMN. Bahwasanya, korban mendapatkan hadiah pulsa senilai Rp 300 ribu. Korban pun membenarkan hal tersebut.

Tak cukup sampai sana, korban pun menyebut bahwa hadiah itu harus dilaporkan ke pihak bank pada Senin (9/5). Sekaligus mengisi identitas di nomor undian yang telah diberikan oleh pelaku. Tak dikira, korban justru terkecoh dengan undian tersebut, yang ternyata adalah pengisian kode OTP (One Time Password).

Setelah berhasil mengelabui korban, pelaku kemudian menggasak saldo korban hingga Rp 200 juta. Tak lama, selang beberapa menit korban pun tersadar bahwa ia telah mengalami penipuan. Korban lalu bergegas melaporkannya ke CS bank dan pihak kepolisian.

Baca Juga :  Tiga Nelayan Asal Rembang Ditangkap Nelayan Tayu, Begini Masalahnya

Keponakan korban, Veronicha, berharap kasus tersebut segera ditangani oleh pihak berwajib. Mengingat, laporan telah dibuat kurang lebih satu bulan.

“Kami berharap kasus ini segera bisa ditangani. Karena sudah hampir satu bulan. Belum ada kabar apapun yang membuat hati tenang. Terlebih, jumlah uang juga tidak sedikit,” katanya.

Namun, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus pihak kepolisian belum bisa memberikan informasi detail terkait kasus tersebut. (khim)


Most Read

Artikel Terbaru

/