Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Tauhid Disebut Ajaran Pertama dalam Islam? Ini Jawabannya

A
Penulis: Ali Mustofa❯
Ilustrasi wanita sedang membaca al-Quran (freepik)
Ilustrasi wanita sedang membaca al-Quran (freepik)

Advertisement

RADAR KUDUS – Dalam ajaran Islam, fondasi paling mendasar adalah tauhid. Yaitu keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.

Prinsip ini bukan sekadar konsep teologis, tetapi menjadi inti seluruh ajaran agama.

Karena itulah Islam dikenal sebagai agama tauhid, agama yang menempatkan keesaan Allah sebagai pusat kehidupan seorang Muslim.

Advertisement

Para ulama menegaskan bahwa tauhid merupakan pelajaran pertama yang harus ditanamkan sebelum ajaran agama lainnya.

Keyakinan ini menuntun manusia untuk mengenal Tuhannya, memahami tujuan hidup, dan menata ibadah dengan benar.

Allah menegaskan keesaan-Nya dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya Aku adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku. Maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.” (QS. Thaha: 14)

Advertisement

Ayat ini menegaskan bahwa seluruh ibadah bermuara pada pengakuan akan keesaan Allah.

Makna Allah Maha Esa (Al-Ahad)

Dalam Asmaul Husna, Allah dikenal dengan nama Al-Ahad, yang berarti Yang Maha Esa. Keesaan ini mencakup tiga aspek penting: keesaan dalam Dzat, sifat, dan perbuatan.

Secara bahasa, kata “Esa” berarti tunggal atau satu. Maka Allah Maha Esa bermakna bahwa Dia satu-satunya Tuhan tanpa sekutu, tanpa tandingan, dan tanpa yang setara.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer