
RADAR KUDUS – Dalam ajaran Islam, fondasi paling mendasar adalah tauhid. Yaitu keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.
Prinsip ini bukan sekadar konsep teologis, tetapi menjadi inti seluruh ajaran agama.
Karena itulah Islam dikenal sebagai agama tauhid, agama yang menempatkan keesaan Allah sebagai pusat kehidupan seorang Muslim.
Para ulama menegaskan bahwa tauhid merupakan pelajaran pertama yang harus ditanamkan sebelum ajaran agama lainnya.
Keyakinan ini menuntun manusia untuk mengenal Tuhannya, memahami tujuan hidup, dan menata ibadah dengan benar.
Allah menegaskan keesaan-Nya dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya Aku adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku. Maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.” (QS. Thaha: 14)
Ayat ini menegaskan bahwa seluruh ibadah bermuara pada pengakuan akan keesaan Allah.
Makna Allah Maha Esa (Al-Ahad)
Dalam Asmaul Husna, Allah dikenal dengan nama Al-Ahad, yang berarti Yang Maha Esa. Keesaan ini mencakup tiga aspek penting: keesaan dalam Dzat, sifat, dan perbuatan.
Secara bahasa, kata “Esa” berarti tunggal atau satu. Maka Allah Maha Esa bermakna bahwa Dia satu-satunya Tuhan tanpa sekutu, tanpa tandingan, dan tanpa yang setara.
