Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hidup Terasa Berat? Mungkin Kamu Belum Menemukan Rahasia Ini

A
Penulis: Ali Mustofa❯
Ilustrasi perilaku istiqamah. (Foto: Unsplash)
Ilustrasi perilaku istiqamah. (Foto: Unsplash

Advertisement

RADAR KUDUS - Istiqamah bukan sekadar istilah yang sering diucapkan, tetapi sebuah prinsip hidup yang menuntut konsistensi dalam keyakinan, ucapan, dan perbuatan.

Bagi seorang mukmin, istiqamah adalah bukti nyata dari keimanan yang terus dijaga sepanjang hayat.

Allah SWT memberikan kabar gembira yang luar biasa bagi hamba-Nya yang beriman dan konsisten dalam kebaikan.

Advertisement

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ‘Tuhan kami adalah Allah,’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (seraya berkata), ‘Jangan takut dan jangan bersedih hati, serta bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan kepadamu.’” (QS. Fushshilat: 30)

Ayat ini menegaskan bahwa istiqamah menghadirkan ketenangan batin.

Orang yang teguh dalam iman tidak mudah diliputi rasa takut maupun kesedihan, karena hidupnya berada dalam penjagaan Allah SWT.

Advertisement

Konsistensi dalam Prinsip Hidup

Ajaran agama mengajarkan ketegasan nilai: yang halal tetap halal, yang haram tetap haram.

Prinsip ini menuntut umat Islam untuk memiliki sikap yang sama, tidak berubah-ubah sesuai keadaan atau kepentingan sesaat.

Dalam kehidupan sehari-hari, konsistensi menjadi fondasi kepercayaan.

Seseorang yang hari ini berkata “iya” lalu besok berkata sebaliknya tanpa alasan jelas akan menimbulkan kebingungan, terutama dalam keluarga.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer