Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Taubat Ternyata Bukan Sekadar Istighfar, Ini Proses Lengkapnya

A
Penulis: Ali Mustofa❯
Ilustrasi taubat nasuha (iStock/leolintang)
Ilustrasi taubat nasuha (iStock/leolintang)

Advertisement

RADAR KUDUS – Taubat bukan sekadar ucapan istighfar di bibir.

Ia adalah perjalanan pulang, sebuah langkah kembali dari jalan maksiat menuju jalan ketaatan. 

Dalam perjalanan ini, manusia berpindah dari jarak yang jauh menuju kedekatan dengan Allah SWT.

Advertisement

Taubat bukan hanya perasaan sesaat, tetapi proses utuh yang melibatkan ilmu, sikap batin, dan amal nyata.

Hakikat taubat adalah kembali. Kembali dari kesalahan menuju kebenaran, dari kelalaian menuju kesadaran, dari jarak menuju kedekatan dengan Sang Pencipta.

Taubat menjadi bukti bahwa pintu rahmat Allah selalu terbuka bagi hamba yang ingin memperbaiki diri.

Advertisement

Allah SWT berfirman:  “Dan bertaubatlah kalian semua kepada Allah wahai orang-orang beriman agar kalian beruntung.” (QS. An-Nur: 31)

Ayat ini menegaskan bahwa taubat bukan pilihan bagi sebagian orang saja, melainkan kebutuhan setiap manusia.

Ilmu: Fondasi Awal Taubat

Taubat tidak mungkin lahir tanpa pengetahuan. Seseorang tidak akan kembali jika ia tidak mengetahui bahwa jalan yang ditempuhnya salah.

Advertisement

Artikel Terkait

Mahasiswa Baru dan Tantangan Moralitas  Selamat Mahasiswa Baru di Berbagai Perguruan Tinggi Nusantara

Mahasiswa Baru dan Tantangan Moralitas Selamat Mahasiswa Baru di Berbagai Perguruan Tinggi Nusantara

Perguruan tinggi pada hakikatnya memiliki tugas yang lebih besar daripada sekadar mentransfer pengetahuan. Pendidikan harus membentuk manusia yang mampu menggunakan pengetahuan untuk kemaslahatan. Ilmu tanpa moral dapat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer