alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Peringati Maulid Nabi, WPP Jepara Gelar Pengajian hingga Santunan

12 Oktober 2021, 14: 45: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

KHIDMAT: KH. Khasbullah yang juga Sekretaris Majelis Syariah DPC PPP Jepara mengisi pengajian yang digelar WPP Jepara dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemarin.

KHIDMAT: KH. Khasbullah yang juga Sekretaris Majelis Syariah DPC PPP Jepara mengisi pengajian yang digelar WPP Jepara dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemarin. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Kabupaten Jepara mengadakan kegiatan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW kemarin. Yakni berupa pengajian dan mujahadah. Atau doa bersama demi kejayaan, kebesaran, dan kedamaian Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Berlangsung di gedung Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Jepara.

Acara tersebut dihadiri berbagai pihak. Mulai dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara Haizul Maarif, para anggota fraksi PPP di DPRD, juga para tokoh kiai. Di antaranya KH. Markum dan KH. Khasbullah. Serta para perwakilan WPP se-Kabupaten Jepara.

Dalam kesempatan tersebut Gus Haiz, sapaan akrab Haizul Ma’arif, berpesan agar senantiasa mengikuti ajaran-ajaran yang disampaikan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, dengan digelarnya kegiatan peringatan maulid merupakan salah satu bukti kecintaan terhadap Nabi Muhammad.

Baca juga: Atap SD di Undaan Kudus Ambrol sejak 2019, Belum Diperbaiki

Ia juga mengapresiasi WPP Jepara. ”Meski di tengah pandemi, kegiatan WPP masih berjalan hingga tingkat grassroot. Itu menunjukkan kegiatan PPP tertata. Kegiatan pengajian harus terus dijalankan. Ruhnya PPP ya lewat pengajian,” ujar Gus Haiz.

Dalam acara pengajian tersebut yang mengisi ceramah adalah KH. Khasbullah. Dalam DPC PPP Jepara, dirinya juga berperan sebagai Sekretaris Majelis Syariah.

Sementara itu, Ketua WPP Jepara Malikhah menyatakan kegiatan kemarin adalah satu rangkaian dalam peringatan maulid nabi tahun ini. Sebelumnya, Minggu (10/10) juga digelar kegiatan bantuan sosial pemberian paket sembako di Bawu, Batealit. Sasarannya ada sekitar seratus anak yatim dan sekitar 180 kaum duafa. ”Kegiatannya hanya ini karena pandemi. Kalau tidak ada pandemi, ada beragam kegiatan lainnya,” ujarnya. 

(ks/rom/war/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya