alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Adu Banteng Motor dengan Bus di Jalan Blora-Kunduran, Guru SMK Tewas

12 Oktober 2021, 13: 55: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

PECAH LAMPU DAN KACA: Bus Garuda Mas yang terlibat adu banteng dengan motor Honda Vario yang ditunggangi guru SMK Iis Ernawati kemarin.

PECAH LAMPU DAN KACA: Bus Garuda Mas yang terlibat adu banteng dengan motor Honda Vario yang ditunggangi guru SMK Iis Ernawati kemarin. (LANTAS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA Akibat adu banteng antara sepeda motor dengan bus Garuda Mas, seorang guru SMK tewas kemarin sekitar pukul 07.10. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) ini, terjadi di Jalan Blora-Kunduran. Tepatnya di Desa Klokah, Kunduran. Pengemudi bus dibawa ke mapolres untuk dimintai keterangan dari pihak penyidik laka. Sementara barang bukti diamankan di gudang belakang Aspol Bhayangkara.

Kasatlantas Polres Blora AKP Edi Sukamto melalui Kepala Unit Lakalantas Polres Blora Ipda Solikun Niam mengungkapkan, musibah ini terjadi saat bus Garuda Mas bernomor polisi (nopol) E 7560 KC yang dikemudikan Pandu Kiswo Harjono berjalan dari arah barat ke timur. Sesampainya di Jalan Blora-Kunduran, tepatnya di Desa Klokah, Kunduran, bus berjalan terlalu ke kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Iis Ernawati yang mengendarai motor Honda Vario bernopol K 5870 CE dan mobil Suzuki Pikap bernopol AD 1834 YZ yang dikemudikan M. Lutfi Nurkholis. Karena jarak yang sudah sangat dekat, laka lantas tak dapat dihindarkan.

Baca juga: Dua Rumah di Kudus Disatroni Maling, Uang-Emas Rp 700 Juta Raib

Iis Ernawati merupakan warga Desa Pengkolrejo, Japah, yang berprofesi sebagai guru SMK. Sementara Pandu Kiswo Harjono, pengemudi bus Garuda Mas merupakan warga Kelurahan Kamolan, Blora. Untuk M. Lutfi Nurkholis warga Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.

Akibat musibah tersebut, Iis Ernawati mengalami patah tangan kanan, kaki kanan, keluar darah dari telinga kanan, dan tidak sadarkan diri. Akibatnya dia meninggal dunia.

”Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kunduran untuk dilakukan penanganan. Kami berpesan hindari pelanggaran agar tidak terjadi kecelakaan. Karena kecelakaan berawal dari pelanggaran berlalu lintas,” pesan Solikun Niam. 

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya