alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Cegah Turunnya Hasil Belajar Siswa Pada Masa Pandemi

11 Oktober 2021, 19: 01: 11 WIB | editor : Ali Mustofa

Dwi Antono, S.Pd.SD.; Guru Kelas VI SDN 1 Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan

Dwi Antono, S.Pd.SD.; Guru Kelas VI SDN 1 Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

POTENSI menurunnya hasil belajar siswa SD haruslah harus diantisipasi. Langkah apa yang bisa dioptimalkan agar Indonesia tidak kehilangan generasi penerus yang berkualitas ? Pendidik mungkin masih menemui ada siswa kelas tiga maupun kelas empat yang belum bisa membaca lancar sesuai jenjang kelasnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor selama pembelajaran daring. Mulai dari fasilitas yang dimiliki di rumah sangat minim, kurangnya keterlibatan pendidik dalam proses KBM serta kurangnya bimbingan dari orangtua, dan mungkin ada kemauan dari keluarga namun kemampuan keluarga untuk mengoperasikan gawai tidak ada sama sekali. Kondisi seperti ini tidak hanya akan mempengaruhi daya saing secara global, tetapi juga merupakan kerugian besar bagi masa depan bangsa Indonesia.

Sejak dikeluarkannya surat edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020, Nomor (836962/MPK.A/HK/2020) dan surat edaran No 4 Tahun 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)  Nadiem Anwar Makarim yang isinya tentang pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan, pembelajaran dilaksanakan secara daring, dan bekerja dari rumah pada daerah-daerah yang terdampak tinggi oleh Covid-19 ini. Nadiem Makarim mengakui potensi penurunan hasil belajar siswa akibat dari pandemi ini terjadi di hampir semua negara. Potensi penurunan hasil belajar siswa ini harus diminimalisasi agar bangsa Indonesia tidak kehilangan penerus yang berkualitas.

Menyikapi hal ini dari pihak sekolah sudah memiliki berbagai macam metode pembelajaran yang dilakukan Dinas Pendidikan melalui sekolah, supaya para pelajar tidak merasa terbebani dan bosan dengan metode (PJJ). Namun dari beberapa kasus mulai terindikasi adanya penurunan minat belajar pada seswa. Dengan adanya permasalahan seperti yang tercantum di atas.

Baca juga: Beri Efek Jera, Pelanggar Pekat di Rembang Didenda Rp 1 Juta

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menekan kasus penurunan hasil dan minat belajar siswa pada situasi PJJ di antaranya, Pertama, menggunakan metode pembelajaran yang tepat. Para pendidik dituntut dan diharapkan untuk memilih metode pembelajaran yang tepat dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dengan menggunakan metode yang tepat secara tidak langsung akan menumbuhkan situasi yang kondusif dan menyenangkan sehingga memotifasi minat belajar siswa agar meningkat.

Kedua, penilaian yang lebih menonjolkan analisis dalam berproses. Para pendidik tentunya perlu mengubah cara penilaian supaya lebih memotifasi siswa dalam menjalankan setiap proses pambelajaran, dan tidak hanya menuntut hasil yang maksimal saja. Diharapkan agar siswa bisa lebih menikmati setiap proses pembelajaran yang tentunya guru akan memberikan nilai apresiasi sesuai keaktipan siswa. Sehingga siswa terdorong dan tergerak hatinya untuk lebih aktif lagi dalam mengikuti pelaksanaan pembelajaran meskipun secara daring.

Ketiga, memaksimalkan pemanfaatan media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam membangun situasi kegiatan Belajar Mengajar menjadi kondusif dan menyenangkan. Oleh karena itu pemilihan media pembelajaran yang tepat dapat memotivasi siswa lebih giat dalam mengikuti pembelajaran. Para pendidik bisa menjadikan animasi sebagai media pembelajaran sepertiposter, bagan, powerpoin, dan animasi video yang menarik. Guru juga bisa memanfaatkan media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan platform daring yang sudah tersedia.

Keempat, melakukan evaluasi setiap triwulan. Dengan adanya pengevaluasian terhadap proses belajar mengajar akan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran kedepannya. Evaluasi ini tentunya dilakukan oleh kedua pihak antara pelajar dan pengajar supaya terjadi keselarasan dalam peningkatan pembelajaran kedepannya. Siswa diharapkan semakin termotivasi karena situasi pembelajaran sudah sesuai dengan yang di harapkan. Demikian adalah beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mencegah menurunnya hasil dan minat belajar siswa pada masa pandemi. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya