alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Features
icon featured
Features
Abdul Wahab Saleem Dekan FDK Unisnu Jepara

Perkuat Corner, Tambah Prodi dan Buka Regular II

10 Oktober 2021, 11: 14: 13 WIB | editor : Saiful Anwar

Abdul Wahab Saleem, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara

Abdul Wahab Saleem, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara (FDK FOR RADAR KUDUS)

Share this      

Abdul Wahab Saleem Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi periode 2021-2025. Di bawah kepemimpinannya, FDK ke depan dicanangkan menambah prodi dan kelas Reguler II. Lulusan juga dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja melalui kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Tim Praktik Pengalaman Lapangan FDK Unisnu, Jepara

RUANGAN Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara hanya dibatasi sekat kaca. Di balik sekat itu terdapat ruang dosen FDK lainnya. Ya, ruangan dekan menyatu dengan ruangan dosen.

Baca juga: MD UIN Sunan Ampel Study Banding ke Prodi MD UIN Walisongo

Dekan FDK Unisnu Jepara Abdul Wahab Saleem memilih menempati ruangan yang sama sebelum ia menjabat dekan. Yakni ketika masih menjadi Ketua Program Studi (Kaprodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Meskipun ada ruangan khusus untuk dekan. "Lebih nyaman di sini. Bisa berinteraksi dengan bapak ibu dosen lainnya secara langsung," kata sosok yang sering disapa Ustaz Awas itu.

Ia merupakan alumni FDK saat kampus masih berstatus Institut Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara. Ustaz Awas mendapatkan kesempatan emas untuk melanjutkan S2 melalui beasiswa Kementerian Agama di Universitas Sains Alquran (Unsiq) Wonosobo. Kesempatan itu tak disia-siakan. Ia pun lulus pada 2011. Seakan haus akan pengetahuan, saat ini masih menjalani studi program doktoral di Univeritas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Ilmu yang ia dapatkan dari perguruan tinggi disalurkan kembali kapada mahasiswa di almamaternya, Unisnu Jepara. Setelah beberapa tahun mengabdi menjadi dosen, ia diangkat menjadi Ketua Program Studi (Kaprodi) di Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam.

Kiprahnya di FDK terus berlanjut. Tahun ini, ia diberi amanah untuk menakhodai Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebagai dekan. Ia langsung tancap gas menggagas berbagai program fakultas

"Progresifitas akan kami upayakan untuk fakultas agar menjadi fakultas yang besar dan tenar. Karena memang itu salah satu tanggung jawab bersama," katanya.

Ia berharap keluarga besar FDK dapat bersinergi untuk menjadikan fakultas lebih baik lagi. Akan ada terobosan-terobosan baru untuk fakultas ke depan. Salah satunya membuka program studi baru. "Semoga akan tercapai  pembukaan program studi baru dalam beberapa tahun ke depan," imbuhnya.

Selain itu menargetkan pembukaan Reguler II (R II) untuk para karyawan dan pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Sedangkan program yang sudah ada saat ini terus diperkuat. Yakni corner-corner untuk mewadahi minat mahasiswa sesuai penjurusan.

“Kami punya empat corner. Jurnalistik, public speaking, perfilman dan broadcasting. Itu akan kami kembangkan.  Karena corner itu  dibentuk memang mewadahi teman-teman mahasiswa  untuk berkarya dan berkreasi," ujarnya.

Ia berharap agar Fakultas Dakwah dan Komunikasi kelak bisa menjadi fakultas besar dan maju.  Serta anggapan tentang fakultas yang kecil, terbelakang, dan dipandang sebelah mata bisa hilang. Padahal lulusan FDK memiliki peluang di berbagai bidang. Sebagaimana corner yang dimiliki fakultas. Apalagi saat ini sedang menyiapkan kurikulum baru. Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Yakni kurikulum disinergikan dengan dunia kerja.

(ks/war/ful/JPR)

 TOP
Artikel Lainya