alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sumani Bersikukuh Perbuatannya Spontan, Tidak Berencana Membunuh

08 Oktober 2021, 18: 45: 42 WIB | editor : Saiful Anwar

Suasana sidang Sumani, terdakwa pembunuhan satu keluarga di Rembang.

Suasana sidang Sumani, terdakwa pembunuhan satu keluarga di Rembang. (VACHRY RINALDI L/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Kuasa hukum Sumani, Setyo Langgeng mengungkapkan, apabila hendak mengajukan banding, ada hal yang harus disiapkan. Di antaranya, yang bersangkutan perlu membuat memori banding. Yang isinya tentang argumen terdakwa terhadap pengajuan tersebut.

”Itu (memori banding, Red) bisa dilakukan sendiri. Bisa dilakukan penasihat hukum," ujarnya.

Dalam pledoi yang penasihat hukum sampaikan pada persidangan sebelumnya, pihaknya meminta putusan yang seadil-adilnya kepada majelis hakim. Dalam fakta persidangan yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya. Namun tidak mengakui bahwa ia melakukan pembunuhan berencana. Ketika dalam tahapan pemeriksaan saksi, terdakwa juga tidak menghadirkan saksi-saksi yang meringankan.

Baca juga: Mendag Lutfi Perkuat Kerja Sama Tingkatkan Perdagangan Internasional

Ditanya apakah terdakwa memiliki pernyataan yang bisa dimasukkan dalam materi banding, Langgeng mengungkapkan, hingga kemarin belum ada pernyataan yang bisa meringankan putusan dari majelis hakim.

”Dari komunikasi kami sejauh ini tidak ada. Intinya yang bersangkutan mengakui (perbuatan pembunuhan, Red). Hanya, dia (terdakwa, Red) tidak melakukan secara berencana. Tapi (pengakuan) dia melakukan spontan. Hanya itu saja," imbuhnya.

Danang Dwi Irawan, perwakilan pihak keluarga korban menyatakan, terhadap putusan pidana mati menurutnya bisa sedikit mengobati rasa sakit hati. ”Tapi dia telah berutang kepada keluarga kami empat nyawa," tegasnya.

(ks/lin/vah/ful/JPR)

 TOP
Artikel Lainya