alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pengedar Narkoba di Blora Mengaku Menjual ke Teman Sepergaulan

06 Oktober 2021, 09: 28: 46 WIB | editor : Saiful Anwar

Pengedar Narkoba di Blora Mengaku Menjual ke Teman Sepergaulan

BLORA – Pelaku pengedar narkoba di Blora menjual pil terlarang tersebut kepada teman sepergaulannya. Sudah empat kali bertransaksi. Barang tersebut didapat tersangka dari luar kota dengan transaksi secara online melalui media sosial. Dikirimkan melalui jasa pengiriman paket.

”Modal awal Rp 800 ribu. Selanjutnya berkembang jadi Rp 3 jutaan,” terang Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama melalui Kasatresnarkoba Iptu Edi Santosa.

Iptu Edi menjelaskan, Hexymer Trihexyphenidyl sendiri termasuk dalam jenis obat yang berbahaya. Dalam penggunaannya harus melalui resep dokter. Sebab, jika dikonsumsi sembarangan sangat membahayakan kesehatan seseorang.

Baca juga: Dindikpora Kudus: Dua Bulan Cukup Perbaiki Sekolah Rusak

Selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Mulai 1.088 butir/tablet obat merk Hexymer Trihexyphnidyl tablet 2 mg berbentuk bulat warna kuning di dalam tablet bertulisan MF. Satu buah handphone, satu botol warna putih atau box tablet Hexmer Thihexyphnidyl 2 mg yang di hungkus kardus  werna coklat dan plastik warna merah. Berikutnya, satu buah kaos warna  hitam  bertulikan Masberto Cs. Everybody dan satu unit sepeda motor Honda Beat tahun warna hitam beserta STNK-nya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Primer pasal 197 Jo. Pasal 106 ayat (1) Subsidair pasal 196 Jo. Pasal 98 ayat (2) UU RI No. 36 tahun 2009. Yaitu tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. 

(ks/sub/zen/ful/JPR)

 TOP
Artikel Lainya