alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Features
icon featured
Features
Serka Ika Yuni Lestari T, Kowad Kodim Blora

Harumkan Kesatuan di Perlombaan Tembak dan Renang

05 Oktober 2021, 09: 43: 37 WIB | editor : Ali Mustofa

Serka Ika Yuni Lestari Tangowi

Serka Ika Yuni Lestari Tangowi (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

Serka Ika Yuni Lestari Tangowi salah satu Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) di Kodim 0721/Blora. Menjadi Kowad berkat arahan dari pelatih anggarnya di SMA. Dia lolos. Tak sekadar Kowad, dia berprestasi di juara tembak dan berenang. Keduanya dapat medali emas di 2017 dan 2018.

SUBEKAN, Radar Kudus

JELANG HUT TNI Serka Ika Yuni Lestari Tangowi beraktivitas seperti biasa di Kodim 0721/Blora. Ia memakai baju loreng TNI. Lengkap sepatu PDL TNI. Rambutnya sebahau lurus.

Baca juga: Menciptakan Lingkungan Positif di Dalam Kelas

Anak pertama dari dua bersaudara ini menceritakan awal mula ia tertarik daftar Kowad.

Saat itu usai meraih juara II nasional anggar dirinya ditanya pelatihnya. Bersamaan dia lulus SMA 3 Palu Sulteng 2007. ”Setelah lulus mau kemana dan mau apa?” jelasnya menirukan pelatihnya saat itu.

Awalnya Serka Ika ingin meneruskan ke perguruan tinggi. Namun diminta pelatihnya mencoba daftar di Kowad.

Saat itu dia heran dengan pertanyaan pelatihnya. Karena dirinya sendiri tidak tahu Kowad.

”Sebab di daerah saya Kowad jarang. Saya tidak pernah melihat adanya Kowad. Ternyata Kowad itu Tentara Wanita,” ingatnya.

Setelah itu, dirinya mendaftar di Korem 132 Tadulako. Membawa bekas dan semua persyaratan.

”Puji tuhan, saya lulus. Sampai tingkat pusat. Sekarang bisa dinas di sini (Kodim 0721/Blora, red),” tambahnya.

Setelah lulus Kowad, dia menjalani pendidikan selama 10 bulan. Pada 2008 lulus pendidikan. Setelah itu ditempatkan di Bandung sampai 2013.

”Pertama dinas di Kodiklat Bandung. Bertemu suami dan menikah 2010. Kemudian, suami sekolah Secapa Perwira dan mendapat Sprint penempatan di Yonip 410 Alugoro Blora. Saya mengikuti berdinas di sini (Kodim 0721/Blora, red). Pada 2014 Pindah Blora,” tambah ibu satu anak ini.

Selama ini, pihaknya juga sering mengikuti perlombaan. Mulai lomba menembak Piala Kasad tahun 2017. Selain itu Porprov 2018 dalam lomba menembak Individual 10 meter Air Pistol Women dan 10 meter Air Rifle Women. Begitu juga dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) lomba bidang ajang renang yang tergabung dalam tim dari Porad Kodam IV/Diponegoro di Magelang.

”Hasilnya bisa mendulang emas dan perak dalam even bergengsi tersebut,” terangnya.

Selama jadi Kowad, banyak hal yang dia dapat dibanding sebelum jadi abdi negara. Mulai kedisiplinan, kepimpinan, patriotisme dan lain sebagainya.

Selama jadi Kowad, ia mengaku bisa disiplin. Dibandingkan sebelumnya.

”Saat saya jadi warga sipil, tak beraturan,” tuturnya.

Sekarang ia mengaku lebih bisa menata diri. Banyak hal yang bisa dipelajari.

”Mulai bisa cara memimpin diri sendiri dan orang lain. Bisa Bergaul, merangkul siapa saja,” tambahnya.

Menurutnya untuk jadi Kowad, adalah keyakinan dan kepercayaan diri.

”Terkhusus para wanita. Adik-adik saya yang ingin punya cita-cita seperti saya. Jadi tentara, baik-baiklah jaga diri. Utamakan pelajaran. Jangan aneh-aneh atau neko-neko. Turuti orang tua. Yang jelas orang tua tidak ingin anaknya jadi rusak dan jelek. Setiap orang tua pasti ingin ankanya jadi orang yang lebih baik,” ucap perempuan Kelahiran Banggai 1983 ini.

Ia mengaku selalu mengingat pesan dan nasehat almarhum ayahnya. Nasehat itu dibawa dan dipegang teguh hingga sekarang ini. Berkat doa dan nasehatnya pula, dia bisa menjadi Kowad seperti saat ini.

”Besok kalau jadi orang harus di atasnya papa. Kamu jangan dibawahnya papa. Papa sekarang standarnya seperti ini. Hanya ada di sini, tidak akan naik dan turun. Papa syukuri, nikmati dan jalani. Tapi kalau kamu sama adikmu harus di atasnya papa,” tiru Serka Ika seperti apa yang dipesankan almarhum orangtuanya dulu kala saat masih hidup.

Dia juga bersyukur, dikelilingi orang baik. Kleuarga yang begitu pengertian. Selalu mendukung dirinya. “Saya menyadari, apa yang saya capai hari ini tidak lepas dari doa orang tua. Keluarga besar saya. Semua sangat mendukung kegiatan saya, profesi saya, dan selalu mensuportnya. Banyak pengertian, istilahnya walaupun saya jarang ketemu. Tapi mereka terus mendukung saya,” jelas perempuan berambut pendek ini.

Di Hari Ulang Tahun TNI ini, dia berharap ke depan, sinergitas terus terjalin dengan kuat. Kekompakan terus ada. Terkusus untuk Kowad, biarpun kita wanita, kita buktikan kita bisa. Bisa bekerja seperti laki-laki. Kita tepis omongan orang yang tidak enak. Perempuan bisanya apa. Kowat dididik, dilatik pastinya kita berkualitas. Kowad harus jadi wanita yang berkualitas. Kalau bisa sama seperti laki-laki,” tegasnya.

Untuk membagi waktu bersama keluarga, intinya hanya satu. Saling pengertian. Saling percaya dan saling menjaga. Apalagi sang suami juga seorang tentara. 

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya