alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Banyak Proyek Gagal di Kudus, Serapan Anggaran Baru 52 Persen

17 September 2021, 11: 10: 19 WIB | editor : Ali Mustofa

ilustrasi serapan anggaran apbd

ilustrasi serapan anggaran apbd

Share this      

KUDUS – Penyerapan APBD tahun 2021 di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru mencapai Rp1,1 triliun. Atau 51,61 persen dari total anggaran tahun 2021 sebesar Rp 2,14 triliun.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus Eko Djumartono menjelaskan realisasi penyerapan paling tinggi dari belanja tidak langsung sebesar 53,63 persen dari total anggaran sebesar Rp1,63 triliun dengan realisasi sebesar Rp 876,24 miliar.

Sedangkan realisasi belanja langsung, dari anggaran sebesar Rp 215 miliar realisasinya baru Rp14,68 miliar atau 6,82 persen. Penyerapan anggaran pada bulan ini, kata Eko, seharusnya memang sudah lebih besar. Namun tahun ini kondisinya sedang masa pandemi sehingga masih fokus penanganan virus Covid-19 dan sebelumnya sempat terjadi refocusing anggaran.

Baca juga: Musim Kemarau, Seribu KK di Rembang mulai Paceklik Air Bersih

Dampaknya, di beberapa OPD mengalami penundaan pelaksanaan kegiatan, karena harus menunggu kepastian terbitnya Peraturan Bupati Kudus tentang refocusing anggaran pada 28 Mei 2021.

“Belum lagi, terdapat beberapa kegiatan yang gagal lelang dan ada yang harus ditender ulang. Wajar penyerapan anggarannya belum begitu besar. Karena belum ada penyerapan anggaran atau sudah berjalan, namun belum mengajukan pencairan,” jelasnya.

(ks/san/mal/ful/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya