alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pembelajaran Berbasis E-Learning di Masa Pandemi Covid-19

16 September 2021, 15: 25: 21 WIB | editor : Ali Mustofa

Siti Rokhmah, S.Pd.I.; SDN 2 Genuksuran, Kab. Grobogan

Siti Rokhmah, S.Pd.I.; SDN 2 Genuksuran, Kab. Grobogan (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

DI masa pandemi Covid-19 sekarang ini, dunia pendidikan sangat memerlukan penyesuaian pola pembelajaran. Penyesuaian pola pembelajaran ini dapat dilakukan melalui e-learning. Untuk mencapai keefektifan pembelajaran melalui e-learning maka diperlukan beberapa komponen yang saling berkaitan sebagai penunjang keberhasilan pembelajaran. Komponen yang diperlukan dalam pembelajaran tersebut antara lain yaitu: peserta didik, pendidik, tujuan pembelajaran, materi atau isi, dan metode. Seluruh komponen tersebut harus dikelola dengan baik oleh guru sebagai seorang pendidik supaya materi yang diajarkan dapat diterima dengan baik oleh siswa.

Pembelajaran berbasis e-learning sangat diperlukan di masa pandemi sekarang ini. E-learning memanfaatkan teknologi dan membutuhkan jaringan internet. Dengan adanya pembelajaran e-learning maka tidak diperlukan tatap muka secara langsung. Walaupun tidak diperlukan tatap muka secara langsung, pembelajaran melalui e-learning diharapkan dapat berjalan dengan efektif dan mencapai keberhasilan pembelajaran. E-learning sendiri dapat memudahkan peserta didik maupun mahasiswa dalam menerima pengetahuan dan menerapkan keterampilan.

E-learning sangat membantu kegiatan belajar mengajar di masa pandemi. Jika tidak menggunakan e-learning maka siswa tidak dapat menerima informasi atau pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Kurangnya bimbingan dalam pembelajaran e-learning sangat berdampak langsung terhadap keberhasilan pembelajaran di sekolah. Dimana proses pembelajaran yang memerlukan beberapa komponen dalam melakukan pembelajaran agar pembelajaran berjalan dengan efektif.

Baca juga: Jelang Lawan Persiraja, PSIS Terapkan Video Analisis

Pada masa pandemi sekarang ini, seluruh sekolah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh. Kondisi sekolah saat ini dinilai dari kinerja guru yang harus kreatif dan inovatif. Selain itu, guru harus memiliki strategi dan metode yang tepat dalam mengajar supaya pembelajaran dapat berlangsung secara menyenangkan. Oleh karena itu, penerapan pembelajaran berbasis E-Learning sangat diperlukan. Sehingga, guru dituntut untuk memiliki pengetahuan tentang teknologi yang sangat penting untuk penerapan proses pembelajaran berbasis E-Learning.

Saat ini, hal-hal tersebut yang menjadi kompetensi yang harus dimiliki siswa. Dengan kemajuan teknologi yang menerapkan pembelajaran berbasis e-learning itulah siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka. Selain itu, siswa diharapkan mampu menggali informasi dsn menambah khasanah ilmu pengetahuan dengan luas tidak hanya pada buku ajar, buku paduan, dan literatur saja, melainkan dapat menggali informasi yang bersumber dari internet.

Berbagai macam solusi dan penyelesaian masalah dicari oleh pihak sekolah maupun pemerintah sendiri untuk menuntaskan problematika yang terjadi saat menghadapi pembelajaran e-learning dalam masa pandemi seperti saat ini. Problematika pembelajaran e-learning haruslah segera dicari solusinya apabila ingin siswa memahami materi pembelajaran hal demikian sesuai dengan apa yang disampaikan Joumana (2012:341) yakni, siswa adalah penerima manfaat langsung dari Program dan dengan demikian penilai langsungnya.

Sarana dan prasarana pendukung pembelajaran e-learning mempunyai berbagai macam bentuknya yakni televisi, Handphone, Wifi sekolah yang dipergunakan guru pada saat piket di sekolah diselingi dengan memberikan tugas kepada siswa yang berada di rumah , buku tematik dan Laptop yang digunakan oleh guru. Kepala sekolah, guru, wali murid dan siswa merupakan pihak yang berperan aktif dalam proses pembelajaran e-learning sehingga harus saling bekerja sama. Karena jika semua unsur bekerja sama maka tujuan yang diinginkan akan tercapai.

Kondisi saat ini adalah guru dituntut yang mampu merancang pembelajaran yang baik, ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media yang berani yang tepat dan sesuai dengan materi yang ada. Hal yang paling sederhana dapat dilakukan oleh guru bisa memanfaatkan WhatsApp Group. Aplikasi WhatsApp cocok digunakan bagi pelajar pemula, karena makannya sangat simpel dan mudah diakses siswa. Sedangkan bagi pengajar online yang mempunyai semangat lebih, bisa meningkatkan kemampuannya dengan menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran yang baik.

Namun, dalam memilih aplikasi harus sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa. Sangat tidak efektif jika guru mengajar dengan menggunakan aplikasi pengukuran zoom namun jaringan atau sinyal di wilayah siswa tersebut tinggal sesuai dengan kebutuhan. Keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran berani pada situasi pandemi Covid-19 ini adalah kemampuan guru dalam berinovasi, dan meramu materi, metode pembelajaran, dan aplikasi apa yang sesuai dengan materi dan metode. Hal ini dilakukan dengan membuat jadwal yang sistematis, terstruktur dan memudahkan komunikasi orang tua dengan sekolah agar putra-putrinya yang belajar di rumah dapat terpantau secara efektif.(*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya