alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Disambut Antusias Para Siswa, PTM Terbatas di Kudus Dilanjutkan

16 September 2021, 13: 26: 14 WIB | editor : Ali Mustofa

LANJUTKAN PTM: Sekolah secara tatap muka akan terus dilakukan oleh Disdikpora Kudus karena pelajar antusias dengan proses belajar seperti ini.

LANJUTKAN PTM: Sekolah secara tatap muka akan terus dilakukan oleh Disdikpora Kudus karena pelajar antusias dengan proses belajar seperti ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kudus, dilanjutkan. Sebelumnya, PTM terbatas di Kota Kretek mulai dijadwalkan berlangsung hingga 11 September 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada mengatakan, hasil evaluasi PTM terbatas sudah sangat bagus. Jadi, PTM terbatas tetap berlanjut ke tahap dua.

“Secara keseluruhan, teknis PTM terbatas kali ini, masih sama dengan sebelumnya yakni dengan kapasitas maksimal 50 persen. Pihaknya juga menekankan agar saat pelaksanaan PTM terbatas tahap dua ini wajib memaksimalkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca juga: Gas Pol Bantu Tangani 12 Ribu Anak Tak Sekolah di Rembang

Dia mengatakan, PTM wajib menerapkan protokol kesehatan. Dan satgas penanganan Covid-19 di sekolah juga harus bekerja secara maksimal. Tugasnya memastikan seluruh SOP protokol kesehatan di sekolah berjalan ketat.

Harjuna mengatakan, PTM ini sifatnya masih terbatas. Belum sepenuhnya. Sambil nanti akan monitoring dan evaluasi lagi selama pelaksanaan dua pekan ke depan.

Pemkab Kudus mulai menggelar PTM terbatas setelah masuk PPKM level 2. Siswa yang mengikuti PTM terbatas pun masuk secara bergantian sesuai dengan aturan maksimal kapasitas 50 persen.

Dia mengatakan, siswa yang saat ini masih melaksanakan penilaian tengah semester (PTS) bergiliran, sistem shif pagi dan siang. Pantauan Disdikpora, tidak ada yang daring. Semuanya dikerjakan di sekolah.

“Guru juga perlu taat prokes dan pengawasan terhadap siswanya juga diperketat. Selama berjalan sudah bagus, tidak ada pelanggaran prokes. Dari mulai PAUD sampai SMP secara keseluruhan berjalan lancar PTM terbatasnya,” ungkapnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya