alexametrics
Minggu, 24 Oct 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Empat Tahun Mangkrak, Puskesamas Pembantu di Kudus Nganggur

16 September 2021, 11: 24: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

Empat Tahun Mangkrak, Puskesamas Pembantu di Kudus Nganggur

KUDUS – Pemerintah Desa Gondoharum meminta pemerintah daerah untuk merehabilitasi Puskesmas pembatantu (Pustu) di wilayahnya. Pasalnya keberadaan Pustu sangat dibutuhkan dan akses ke Puskesmas terlampu jauh.

Kepala Desa Gondoharum Kasmiran mengusulkan rehabilitasi itu kepada Bupati Kudus Hartopo saat berkunjung di kantor Balai Desa Gondoharum.

Perbaikan Pustu di wilayahnya sangat dibutuhkan. Pasalnya Pustu sangat dibutuhkan warga sekitar untuk berobat. Dia menyebut kondisi Pustu, saat ini perlu perbaikan. Kondisi kayu usuk pada bangunan sudah lapuk dan sering mengalami bocor ketika hujan.

Baca juga: Dewan: Masih Ada Sekolah Rusak di Kudus, Memalukan!

"Saya mengusulkan agar Pustu yang mangkrak bisa diperbaiki. Semoga manfaatnya bisa dirasakan warga," katanya.

Pustu yang mangkrak tersebut lamanya sudah empat tahun. Pihaknya khawatir jika tak ditangani kondisinya semakin rusak, karena sering terjadi bocor.

“Sudah tak diberi tenaga medisnya dari puskesmas sehingga nganggur, sementara ini untuk pos karangtaruna,” katanya.

Selama ini, kata Kasmiran, warganya ketika ingin berobat ke Puskesmas Jekulo. Kondisi itu terlampau jauh. Warga harus menempuh jarak ke Puskesmas Jekulo sekitar 10 kilometer-an.

Hartopo menyatakan pihaknya menampung usulan perbaikan Pustu di wilayah Desa Gondoharum. Pemkab akan menggarkan dalam renovasinya.

“Anggaran akan kami usulkan dalam RKPD 2022. Semoga sudah bisa ditindakan,” katanyan.

Dalam pembangunan Pustu tersebut, kata Hartopo, harus didukung oleh beberapa hal. Salah satunya adalah dukungan tenaga kesehatan yang bertugas di lokasi.  Mengingat kondisi tenaga kesehatan masih minim.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus mengalihkan anggaran pembangunan tiga puskesmas yang gagal lelang untuk perawatan Pustu. Total relokasi anggaran tersebut sebesar Rp 5,4 miliar.

Terkait jumlah Pustu secara keseluruhan di Kudus, yang membutuhkan rehab ada 29 unit. Sementara melihat ketercukupan anggaran hanya mampu merenovasi sebanyak 15 Pustu saja. Pembangunan itu rencananya akan diusulkan pada APBD perubahan 2021. Renovasi Pustu sendiri sudah terlampirkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020. 

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP