alexametrics
Minggu, 24 Oct 2021
radarkudus
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Pemprov Jateng Gelar UKM Expo 2021, Buka Jalan Ekspor UKM Furniture

16 September 2021, 09: 28: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

EKSPANSI PASAR: Pemprov Jateng kembali menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021 pada 17-19 September 2021 demi membuka kesempatan ekspor ke Belgia dan Jepang.

EKSPANSI PASAR: Pemprov Jateng kembali menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021 pada 17-19 September 2021 demi membuka kesempatan ekspor ke Belgia dan Jepang. (HUMAS PEMPROV JATENG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) kembali menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021 pada 17-19 September 2021. Melalui pameran ini, akan membuka kesempatan bagi UKM furniture melakukan ekspor atau berjualan di Belgia dan Jepang.

Pameran kali ini, mengambil tema Furniholic UKM. Pameran online ini akan diikuti 407 Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Koperasi dengan 4.159 produk.

”Jika berminat melihat dan bertransaksi, warga bisa mengakses laman https://www.ukmvirtualexpo.com/,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Jateng Ema Rachmawati.

Baca juga: Simulasi PTM dan PTM Terbatas

Ajang UVO ini sudah diselenggarakan sebanyak empat kali. Program yang dimulai pada 2020 ini, bertujuan memberikan wadah promosi dan pemasaran bagi produk-produk UKM secara online.

”Gelaran UVO 2021 sesi dua ini mengunggulkan produk dari sektor kriya kayu (furniture),” tuturnya.

Menurutnya, produk kayu dari Jateng banyak diminati oleh pangsa pasar luar negeri. Karena itulah pada pameran kali ini, Pemprov Jateng bersama Bank Indonesia, Bank Jateng, dan pihak swasta, akan mempertemukan pengusaha UKM furniture dan pembeli dari Belgia dan Jepang.

”Tema Furniholic (furniture dan home decor) ini sengaja dipilih. Karena saat ini Pemprov Jateng melalui Dinas Koperasi dan UKM sedang melakukan ekspansi pasar luar negeri khususnya Belgia, Jepang, dan Perancis,” ujarnya Rabu (15/9).

UVO 2021 sesi dua ini, dipastikan sebanyak 88 UKM furniture ikut berpameran. Selain itu, adapula UKM makanan dan minuman sejumlah 163, UKM fashion 126, dan UKM aksesoris sebanyak 30 pengusaha.

”Nanti pada acara tersebut, ada pembentukan factory sharing furniture Jateng. Adapula penetrasi produk UKM furniture keluar negeri,” sebutnya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinkop UKM Jateng Julie Emmy Lia mengatakan produk furniture Jateng banyak diminati oleh pasar luar negeri. Selain berkualitas, pasar ekspor juga meminati furniture Jateng yang dihasilkan dari produk kayu berkesinambungan.

”Pasar Belgia dan Jepang suka produk yang compact dan ramah lingkungan dari sumber yang diregenerasi. Contohnya pasar Belgia itu suka meja dari akar-akaran. Saat ini, buyer (pembeli) sudah antre produk UKM Magelang,” ungkap Julie.

Untuk pameran kali ini, produk-produk yang dipamerkan telah mendapatkan kurasi dari Belgia maupun Jepang. Hal itu untuk memastikan, produk yang dihasilkan diminati oleh konsumen dan dapat terserap oleh pasar.

Terkait dampak Covid-19 terhadap bisnis UKM furniture, Julie menyebut hal itu memang terasa. Terutama proses pengiriman keluar negeri yang terbatas dan mahal.

Oleh karenanya, Pemprov Jateng bekerjasama dengan Bank Indonesia dan perusahaan swasta untuk membuka jalan ekspor bagi UKM kayu. Hasilnya, pada 23 September 2021, akan ada pemberangkatan kontainer berisi furniture ke Belgia untuk berpameran di negeri itu.

Dikatakan Julie, selain pameran, UVO 2021 sesi dua juga menghadirkan gelar wicara. Dijadwalkan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo akan hadir dan memandu acara bertajuk "Kongkow Gayeng Bareng Mas Ganjar”. Acara itu akan dihadiri Dubes RI untuk Belgia Andri Hadi dan Konjen RI untuk Osaka-Jepang Diana Es Sutikno.

”Acaranya santai, konsepnya angkringan. Adapula penandatanganan kemitraan antara Ketua Dekranasda Jateng dengan Bank Jateng, terkait kemitraan dan kerja sama pemberdayaan perajin kriya,” paparnya. (akr/ida)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP