alexametrics
Minggu, 24 Oct 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

APBD Perubahan Belum Disahkan, DPRD Jepara Tunda Pembahasan APBD 2022

16 September 2021, 09: 21: 21 WIB | editor : Ali Mustofa

ilustrasi apbd

ilustrasi apbd

Share this      

JEPARA - Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif berharap penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2021 dapat disampaikan tepat waktu. Agar pengambilan keputusannya tepat tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir. “Sebelum paripurna pengambilan keputusan masih ada pembahasan antara badan anggaran dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD),” imbuhnya.

Bahkan, pihaknya menunda pembahasan APBD 2022. Meskipun draf penyampaian rancangannya sudah siap. Pasalnya, Gus Haiz –sapaan akrabnya- ingin segera menyelesaikan Perubahan APBD 2021 beres sebelum tenggat waktu.

Diketahui, dalam perubahan KUA-PPAS yang disepakati, pendapatan daerah direncanakan naik sebesar Rp 333 miliar atau 16,67 persen dari penetapan sebesar Rp 1,999 triliun menjadi Rp2,333 triliun.

Baca juga: Praktek ASIK di SMK di Masa Pandemi

Belanja daerah juga direncanakan naik sebesar Rp 395 miliar atau 18,52 persen dari penetapan sebesar Rp 2,135 triliun menjadi Rp 2,53 triliun. Kenaikan juga diproyeksikan terjadi di pos pembiayaan daerah, dari Rp 142 miliar menjadi Rp 209 miliar. Kenaikan sebesar Rp 67,3 miliar itu setara 47,4 persen. Sedangkan pengeluaran pembiayaan yang semula Rp 6,3 miliar, direncanakan naik Rp 5,2 miliar, menjadi Rp 11,5 miliar. Kenaikan itu mencapai 83,74 persen.

(ks/war/ful/top/JPR)

 TOP