alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Aparat Tangkap 10 Mahasiswa, Ini Pernyataan Ketua BEM UNS

15 September 2021, 15: 01: 39 WIB | editor : Ali Mustofa

Aparat Tangkap 10 Mahasiswa, Ini Pernyataan Ketua BEM UNS

SOLO – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mengutuk sikap represif aparat terhadap mahasiswa yang menyampaikan pendapat. Sebab, dia menilai tidak ada hukum yang dilanggar terkait aksi tersebut.

Sebelumnya, Sepuluh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ditangkap pada Senin (13/9) kemarin lalu ketika Jokowi datang melaksanakan kegiatan di Auditorium FK UNS. Mereka menyampaikan aspirasinya melalui bentangan poster kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS Zakky Musthofa pun menyampaikan sikap terhadap aksi penangkapan tersebut. Pihaknya tidak terima pembungkaman dengan cara ditangkap.

Baca juga: Pembunuh Wanita Hamil Asal Blora Sempat Berpura-pura Minta Tolong

“Mengecam dan mengutuk sikap represif aparat terhadap mahasiswa UNS karena apa yang diperbuat bukan tindakan kriminal atau perbuatan melawan hukum,” ujar dia melalui keterangan resminya, Selasa (14/9) sebagaimana dikutip dari jawapos.com.

Padahal, itu merupakan upaya pihaknya untuk bisa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Presiden Jokowi. Pasalnya, pihak kampus sendiri pun tidak memfasilitasi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan mereka.

“Menyayangkan sikap Kampus UNS yang tidak memberikan kami ruang untuk memberikan aspirasi dan pesan refleksi kepada Pak Jokowi selalu Presiden melalui kajian yang telah kami buat,” imbuhnya.

Ia menilai bahwa tindakan tersebut telah melanggar hak kebebasan masyarakat dalam menyuarakan pendapatnya. Menurutnya, ini merupakan bukti bahwa pemerintah dan aparat telah berkhianat terhadap amanat reformasi.

“Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, dikira subversif dan mengganggu keamanan maka hanya ada 1 kata, lawan!,” tegas dia.

Adapun berikut kronologi penangkapan tersebut:

Kronologi tiga mahasiswa yang dibawa oleh aparat diawali oleh mahasiswa bernama Daffa yang membentangkan poster. Pada pukul 10.59 WIB. Daffa membentangkan poster di halte UNS

Pada pukul 11.13 WIB, Daffa dibawa oleh aparat dengan mobil berwarna hitam. Kemudian, 2 orang mahasiswa bernama Khanif dan Tekwo menghampiri Daffa lalu mereka berdua dibawa pula ke dalam mobil.

Selanjutnya, kronologi 4 mahasiswa yang dibawa oleh aparat bernama Afif dan Prama tas mereka digeledah oleh aparat. Kemudian, diikuti oleh mahasiswa bernama Tema dan Ammar yang motornya diberhentikan serta digeledah oleh aparat.

Keempat mahasiswa tersebut dibawa oleh aparat dengan mobil berwarna putih. Selain itu ada 3 mahasiswa Iainnya bernama Mishbakh, Wicak, dan Raden yang ingin menyuarakan aspirasinya lalu mereka bertiga juga turut dibawa oleh aparat. (jawapos.com)

(ks/jpc/top/JPR)

 TOP