alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

PPKM Turun ke Level 2, Pemkab Pati Uji Pembukaan Wisata Alam

15 September 2021, 14: 51: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

MULAI BUKA: Sejumlah tempat wisata di Kota Mina Tani siap buka kembali setelah lolos uji coba

MULAI BUKA: Sejumlah tempat wisata di Kota Mina Tani siap buka kembali setelah lolos uji coba (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Tiga lokasi wisata alam di Kota Mina Tani diizinkan uji coba untuk buka. Ketiganya adalah Agrowisata Jollong, Gunungrowo, dan Gua Pancur.

Hal itu ditegaskan oleh Plt Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati, Edi Sulistyono. Akhir pekan kemarin, sejumlah pengelola wisata dikumpulkan untuk mendapatkan pembekalan uji coba pembukaan tempat wisata.

"Karena Pati sudah berada di level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), destinasi wisata sudah diizinkan buka, meski tetap dengan pembatasan tertentu. Seperti maksimal 50 persen dari kapasitas tempat wisata," kata Edi.

Baca juga: APBD Murni Tahun Anggaran 2021 di Pati Dipotong Rp 61 Miliar

“Harus diingat, pandemi belum berakhir. Karena itu kami kumpulkan para pengelola wisata untuk melakukan simulasi dulu. Sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan saat ada pembukaan destinasi,” imbuhnya.

Dia menegaskan, penerapan protokol kesehatan secara ketat memang merupakan aspek terpenting dalam pembukaan pariwisata. Sehingga tidak timbul klaster Covid-19 di tempat wisata.Mulai pintu masuk, pengawasan di dalam destinasi, semua harus dipersiapkan.

"Biasanya ada pengunjung yang waktu masuk pakai masker, tapi begitu sudah di dalam, masker dicopot. Kemudian bergerombol juga. Itu harus diingatkan oleh pengelola,” tegas dia.

Edi menambahkan, setelah simulasi di Agrowisata Jollong, pihaknya akan melakukan uji coba pembukaan wisata alam lain yaitu Waduk Gunungrowo, dan Gua Pancur.

Kalau uji coba ini dinilai berjalan baik, nantinya akan dilanjutkan ke destinasi wisata lainnya.

Untuk diketahui di Kota Mina Tani ini ada puluhan wisata alam yang tersebar di 21 kecamatan. Seperti desa wisata Jrahi, Bageng, Pantai Kertomulyo, hingga wisata mangrove Tunggulsari Tayu. Tempat-tempat wisata itu menunggu waktu uji coba untuk kembali normal beroperasi. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP