alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Di Rembang, Satu Peserta PPPK Reaktif Covid-19

14 September 2021, 10: 54: 26 WIB | editor : Ali Mustofa

Di Rembang, Satu Peserta PPPK Reaktif Covid-19

REMBANG - Wakil Bupati Rembang H Hanies Cholil Barro' (Gus Hanies) kemarin meninjau pelaksaan seleksi calon PPPK di beberapa lokasi.

Di kabupaten tersebut ditemukan satu peserta reaktif Covid-19. Dia tidak bisa mengikuti tes.

”Ketika sudah dinyatakan negatif bisa ikuti susulan,” katanya.

Baca juga: Aman dari Klaster, Sekolah di Pati Perbanyak Tatap Muka

Sementara di Kabupaten Blora delapan orang peserta seleksi kompetensi PPPK guru dipastikan gugur. Sebab mereka tidak hadir. Alasannya bervareasi. Mulai terlambat, sakit, terkonfirmasi Covid-19, sudah tidak aktif lagi sebagai guru, dan tidak bisa dihubungi.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono mengaku, test seleksi kompetensi PPPK guru digelar kemarin. Di Tiga tempat. Mulai SMKN 1 Blora, SMKN 2 Blora dan SMAN 1 Blora. Masing-masing tempat dibagi dua sesi. “Total ada 224 calon peserta. Namun 8 lainnya tidak hadir aliyas absen,” terangnya.

Selain itu, tes PPPK di Kabupaten Kudus dijadwalkan selama lima hari. Kemarin hingga Jumat (17/9).

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada meninjau beberapa lokasi tes. Di antaranya di SMKN 1 Kudus dan SMA 2 Kudus.

”Kami hanya sebagai pelaksana dan peninjau tes kompetensi PPPK guru. Sementara dari sistem hingga soal ditangani langsung dari Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan Ristek dan Teknologi (Kemendikbudristek),” ujarnya.

Harjuna menjeleaskan, untuk teknis seleksi kompetensi ada dua kloter. Yakni pagi pukul 07.00 hingga pukul 10.50 dan siang pukul 13.00 hingga pukul 16.30. Sementara untuk jenis tesnya, terdiri dari tiga tahapan dalam satu waktu tersebut. Di antaranya tes multikultural, kompetensi diri, dan tes wawancara.

”Jumlah total yang mengikuti tes seleksi kompetensi PPPK Guru sebanyak 415 pelamar. Calon PPPK guru yang mengikuti tes wajib sudah vaksin lengkap serta menjalani tes swab PCR atau antigen sehari sebelum jadwal tes. Alhammdulillah, peserta hari pertama tidak ada yang reaktif,” jelasnya.

(ks/san/noe/sub/zen/ful/top/JPR)

 TOP