alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Membaca Permulaan dengan Permainan Kartu Huruf

13 September 2021, 14: 06: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

Tri Handayani, S.Pd.SD.; Guru SD Negeri 3 Genengadal, Kec. Toroh, Grobogan

Tri Handayani, S.Pd.SD.; Guru SD Negeri 3 Genengadal, Kec. Toroh, Grobogan (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

DALAM pengembangan kemampuan membaca peserta didik di Sekolah Dasar, seorang guru dituntut untuk dapat memilih metode yang sesuai dalam pengembangan keterampilan peserta didik. Seorang guru diharuskan dapat mengarahkan peserta didiknya agar dapat membaca atau melek huruf, memahami pengertian dan peranan membaca, memahami teori dasar membaca, memiliki minat baca, dan memiliki keterampilan membaca.

Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas I semester 1 SD Negeri 3 Genengadal tentang membaca nyaring suku kata dan kata dengan lafal yang tepat.  Ditemukan adanya kendala, sebagian besar peserta didik belum mampu membaca dengan benar. Hampir semua peserta didik tidak dapat mengemukakan pendapatnya dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Serta kurangnya semangat peserta didik dalam belajar.

Melihat kondisi yang demikian, guru berupaya menyajikan strategi pembelajaran yang tepat. Permainan kartu huruf sebagai strategi pembelajaran membaca permulaan. Menurut Conny R. Semiawan (2008:19-20), bahwa permainan adalah berbagai kegiatan yang sebenarnya dirancang dengan maksud agar peserta didik dapat meningkatkan beberapa kemampuan tertentu berdasarkan pengalaman belajar. Permainan adalah alat bagi peserta didik untuk menjelajahi dunianya dari yang tidak peserta didik kenal sampai pada yang peserta didik ketahui dan dari yang tidak dapat diperbuatnya sampai mampu melakukannnya.

Baca juga: Kedatangan Penggawa Senior, Persijap Siap Tempur

Maimunah Hasan (2009:65) mengungkapkan bahwa, kartu huruf adalah penggunaan sejumlah kartu sebagai alat bantu untuk belajar membaca dengan cara melihat dan mengingat bentuk huruf dan gambar yang disertai tulisan dari makna gambar pada kartu. Dipertegas lagi oleh Azhar Arsyad (2005:119) bahwa, kartu huruf adalah kartu abjad yang berisi gambar, huruf, tanda simbol, yang meningkatkan atau menuntun peserta didik yang berhubungan dengan simbol-simbol tersebut.

Namun demikian kartu huruf yang dimaksud disini adalah kartu huruf yang dibuat sendiri dengan bentuk persegi panjang terbuat dari kertas putih. Satu sisi terdapat tempelan potongan huruf dan satu sisinya lagi terdapat tempelan gambar benda yang disertai tulisan dari makna gambar tersebut. Dari pengertian tersebut disimpulkan pula oleh Agus Hariyanto (2009:84), bahwa metode permainan kartu huruf adalah suatu cara dalam kegiatan pembelajaran untuk peserta didik usia dini melalui permainan kartu huruf. Kartu huruf yang digunakan berupa kartu yang sudah diberi simbol huruf dan gambar beserta tulisan dari makna gambarnya. Peserta didik belajar mengenal huruf dari melihat simbol huruf dan gambar pada kartu huruf.         

Cucu Eliyawati (2005:72), adapun langkah pembelajaran dalam bermain kartu huruf pertama, ambilah satu persatu kartu huruf secara bergantian. Kedua, amatilah simbol huruf pada kartu yang sedang dipegang, kemudian sebutkanlah simbol huruf yang tertera pada kartu huruf. Ketiga, baliklah kartu huruf, amatilah gambar dan tulisan yang terdapat pada kartu, kemudian sebutkanlah gambar benda dan huruf depan dari gambar benda yang tertera pada kartu huruf.

Permainan kartu huruf dalam membaca permulaan menciptakan tercapainya tujuan pembelajaran. Peserta didik menunjukkan adanya peningkatan dalam membaca secara bertahap. Peserta didik mulai berlatih mengemukakan pendapatnya dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pemainan kartu huruf menumbuhkan semangat belajar bagi peserta didik. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP