alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Perangkat Desa dan Istri di Rembang Nekat Palsukan Data Nikah

13 September 2021, 13: 19: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

UNGKAP KASUS: Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan menjelaskan kasus pemalsuan data nikah kepada awak media tadi pagi (Senin, 13/9/2021)

UNGKAP KASUS: Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan menjelaskan kasus pemalsuan data nikah kepada awak media tadi pagi (Senin, 13/9/2021) (VACHRI RINALDY L/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Perangkat di Kecamatan Lasem dan istrinya sepertinya sementara harus mengarungi bahtera rumah tangga di Mapolres Rembang. Keduanya terjerat kasus pemalsuan data nikah. Ironisnya, tujuan pemalsuan data nikah itu agar si istri bisa menikah lagi dengan pria lain.

SC, si suami yang juga perangkat desa itu memalsukan data istrinya. Dari aslinya sudah menikah menjadi perawan. Tujuannya, agar si istri bisa menikah lagi. Si istri pun akhirnya benar-benar menikah lagi dengan lelaki lain. Selain karena alasan himpitan ekonomi, si istri juga mengaku tidak puas dengan nafkah batin dari SC.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan menjelaskan, tersangka laki-laki merupakan perangkat desa. Sehingga ia bisa mengakses data warga lain. Si istri berhasil menikahi pria lain melalui media sosial. Istri SC itu pun mendapatkan nafkah dari suami keduanya itu sebesar Rp 450 ribu per bulan.

Baca juga: Hasil Pembagian Grup, Persijap Bareng Tim “Sultan”

"Yang sudah berjalan (pernikahan baru,Red) 450 ribu per minggu selama tiga bulan," kata Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan saat pres rilis tadi pagi.

Aksi mereka belakangan terendus kepolisian. Terungkapnya perkara tersebut berawal saat ada seorang perempuan yang mengurus surat hendak menikah. Ketika di Kantor Urusan Agama (KUA), namanya terdata sudah menikah. Padahal, perempuan itu belum pernah menikah. Akhirnya terkuak data si perempuan itulah yang dibuat menipu oleh perangkat dan istri.

"Ketika di KUA, data si korban pernah digunakan untuk nikah. Datanya di KUA sudah menikah," imbuhnya.

Terungkap, alasan istri SC menikah lagi karena himpitan ekonomi. Walau perangkat desa, SC punya hutang banyak. Selain itu, istri SC yang minta jatah lima kali semalam membuat SC kewalahan meladeni. 

(ks/ful/vah/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya