alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pembelajaran Daring Lebih  Asyik dengan Power Point

12 September 2021, 07: 37: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

Sari Wahyuningsih, S.Pd.SD.; Guru Kelas SDN 1 Kalangbancar, Kec. Geyer, Grobogan

Sari Wahyuningsih, S.Pd.SD.; Guru Kelas SDN 1 Kalangbancar, Kec. Geyer, Grobogan (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PEMBELAJARAN dalam jaringan (daring), menjadi kebiasaan baru dalam dunia pendidikan semenjak adanya pandemi Covid-19. Sudah satu tahun lebih interaksi antara guru dan peserta didik hanya dilakukan melalui gawai. Banyak kendala yang dialami peserta didik dalam pembelajaran Daring, salah satunya pada muatan pelajaran IPA.

Menurut Abidin (2015:150) IPA adalah pengetahuan yang bisa diperoleh dengan cara melakukan pengamatan, penelitian penyimpulan, penyusunan teori. Tujuan pembelajaran IPA di sekolah dasar tidaklah hanya sekedar siswa memiliki pemahaman tentang alam semesta saja. Pendidikan IPA juga diharapkan memiliki kemampuan mengembangkan pengetahuan dan mempelajari konsep IPA yang bermanfaat dan untuk digunakan dalam kehidupan nyata.

Kendala juga dialami oleh peserta didik di kelas IV SD Negeri 1 Kalangbnacar  dalam pembelajaran Daring, yaitu pada pelajaran IPA Semester I tahun pelajaran 2020/2021 kompetensi dasar 3.8 (menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya).

Baca juga: Pembelajaran Berkarakter di Masa Pandemi

Hal ini dikarenakan kurangnya pembelajan bervariatif dan pemanfaatan teknologi masih kurang maksimal sehinggga peserta didik merasa bosan. Hal ini menjadi tantangan guru untuk melakukan inovasi pembelajaran. Banyak cara yang dapat dilakukan guru, salah satunya dengan memanfaatkan media pembelajaran berupa aplikasi belajar. Penggunaan aplikasi belajar yang menarik, dapat menciptakan pembelajaran daring yang menyenangkan dan menjadi lebih asyik. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah video pembelajaran berupa PowerPoint.

PowerPoint merupakan salah satu aplikasi yang ada dalam bundle Microsoft Office, yang fungsi utamanya banyak digunakan dalam presentasi. Proses presentasi merupakan kegiatan yang berguna untuk menyampaikan ide atau gagasan melalui slide presentasi ke khalayak umum (Jasmadi, 2014:1).

Sesuai dengan fungsinya tersebut, PowerPoint sangat cocok untuk mempresentasikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Guru bisa menyajikan gagasan ataupun penjelasan materi pembelajaran melalui slide presentasi yang diubah menjadi sebuah video. Adapun proses pembuatan video pembelajaran materi upaya melestarikan sumber daya alam dilingkungan sekitar dengan menggunakan PowerPoint adalah sebagai berikut: (1) menyiapkan materi. Penyiapan materi ini melingkupi materi upaya untuk menjaga keseimbangan linkungan hidup yang akan disampaikan beserta gambar yang sesuai dengan materi upaya untuk menjaga keseimbangan linkungan hidup, seperti gambar Merawat Tanaman atau Pepohonan, Menggunakan Sumber energi Alternatif, dan Penghematan Air. (2) membuat slide presentasi. Semua materi yang akan disampaikan dituliskan terlebih dahulu ke dalam slide, kemudian mengatur background dan animasinya agar terlihat lebih menarik. (3) merekam suara.
Perekaman suara ini dilakukan sebagai penjelasan guru terhadap materi pada setiap slide. Langkah terakhir adalah mengekspornya ke dalam bentuk video. Ketika semua tahapan sudah dilakukan, video pembelajaran siap disampaikan kepada peserta didik. Penyampaian materi pembelajaran IPA tentang upaya untuk menjaga keseimbangan linkungan hidup pada kelas IV SD Negeri 1 Kalangbancar, dilaksanakan dengan memberikan video pembelajaran yang dibuat secara mandiri dengan menggunakan PowerPoint. Melalui pemberian materi pembelajaran menggunakan video, dapat membantu peserta didik untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal tanpa harus bertatap muka.

Pembelajaran daring janganlah menjadi hambatan bagi guru. Sudah kewajiban guru untuk melakukan inovasi pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik. Salah satunya dengan memilih media pembelajaran yang tepat. PowerPoint diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran daring. Sehingga peserta didik merasa lebih asyik mengikuti pelajaran walaupun dilaksanakan dengan daring.  (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya