alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Hobi Yang Dibayar

08 September 2021, 15: 04: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

Diah Ayu Ismawati

Diah Ayu Ismawati (DOK PRIBADI)

Share this      

HAMPIR setahun ini Diah Ayu Ismawati menggeluti usaha jasa henna art. Usahanya ini, bermula dari iseng. Dia memang suka melukis. Kemudian geser ke henna art. Mengerjakannya dijalani sebagai hobi yang dibayar.

Perempuan asal Desa Luwang, Kecamatan Tayu, Pati, ini mulai banyak mendapatkan orderan melukis henna art hingga sekarang ini. Hasil gambarnya dia posting di media sosial (medsos) sebagai bentuk promosi. ”Padahal iseng-iseng saja. Upload hasil karya ke Facebook, Instagram, dan status Whatssapp. Eeee… malah kebanjiran pesanan,” katanya.

Dia mengku, mengawali mulainya pada Agustus tahun lalu. Itu juga tak disengaja. Hanya iseng-iseng ikut sepupu. ”Saat itu ada sepupu yang cari tukang henna. Tapi saat itu harganya sangat fantastis menurut dia. Karena hal itu saya iseng menawarkan diri, karena saya sudah ada basic hobi melukis,” kata gadis yang juga seorang model ini.

Baca juga: Setiap Orang Menjadi Guru

Saat itu, alat-alat henna dibelikan sepupunya. Diah langsung tancap gas melukis di tangan sepupunya. Hasilnya terbukti bagus. Sejak saat itu, Diah langsung menggeluti bisnis jasa henna art itu. ”Saya bisa melukis sejak kecil. Cuma tidak kepikiran mengambil peluang jasa henna art. Sejak saat itu, saya mulai menekuni,” paparnya.

Mahasiswi jurusan Bimbingan Konseling (BK) di Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini, sangat bersyukur, lantaran saat ini dapat menekuni pekerjaan itu. Dia merasa puas, karena bisa mendapatkan uang dari keringatnya sendiri. Apalagi itu hobinya.

”Puas. Meski harus siap dengan risikonya. Karena untuk menyelesaikan henna tidak cukup hanya hitungan menit. Bisa berjam-jam. Lumayan bikin pegel,” terang gadis kelahiran Pati, 1 Juni 1998 ini.

Jasa melukis tangan itu, mulai harga Rp 100 hingga 350 ribu. Tergantung request gambarnya. ”Tidak bisa dipatok per bulan dan per hari. Soalnya tergantung pelanggan. Bisanya sehari bisa tiga customer,” katanya.

Melukis henna tak asal sembarangan. Harus tahu motif dan konsepnya dulu. Lalu menggambar pattern atau motif henna. Juga langkah menggambar motif abstrak untuk desain. Henna art menjadi tren pernikahan saat ini. ”Karena bagus saat dibuat foto wedding,” imbuhnya. (adr)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya