alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Inspirashe
icon featured
Inspirashe

Pakai APD di Mobil Tanpa AC

05 September 2021, 10: 40: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Fiesta Fadzila Ananda Putri

Fiesta Fadzila Ananda Putri (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

SELAMA pandemi ini, membuat Fiesta Fadzila Ananda Putri disibukkan melayani pelayanan darurat pasien covid-19. Lantaran, Nanda, sapaan akrabnya, telah tergabung di PSC 119 Si Sigap Dinas Kesehatan Grobogan.

Berbagai kejadian unik saat melakukan antar dan jemput pasien covid -19 dialami saat awal pandemi tahun lalu. Ia harus melayani antar jemput pasien dari salah satu fasilitas kesehatan (faskes) yang berada di Kecamatan Gubug untuk diantar pulang ke Kecamatan Tanggungharjo dan Kedungjati dalam satu waktu.

”Saat itu memang baru PSC 119 yang berani antar dan jemput pasien. Puskesmas saat awal kasus belum berani turun. Sehingga kami harus jemput pasien dari Gubug untuk diantar ke Kecamatan Tanggungharjo dan Kedungjati. Jaraknya cukup jauh. Bahkan, saat malam hari,” ujarnya.

Baca juga: Baru Kaya Dikit Sudah Neko-Neko

Tak hanya itu, ia pun juga harus memakai APD lengkap dengan kondisi AC mobil dimatikan karena membawa pasien covid -19.

Selain itu, perempuan yang tingal di Desa Rejosari, Kecamatan Kradenan ini juga harus menjemput pasien covid -19 yang ada di RS Temanggung.

”Pasien sempat tinggal di Grobogan, namun karena suami meninggal akhirnya tidak memiliki keluarga lagi di sini. Kami antarkan di salah satu kos di Purwodadi.  Kondisinya saat itu pasca melahirkan dan membawa bayi. Kemudian warga setempat malah menolak pasien tersebut,” kata alumni Universitas Ngudi Waluyo ini.

Akhirnya, lanjut dia, pihaknya harus membawa pasien tersebut ke RS Ki Ageng Selo Wirosari saat itu. Itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan baginya. “Karena kami sudah menjemput jauh-jauh ke Temanggung, ternyata sampai di sini nggak punya keluarga yang menampung,” ujarnya. 

(ks/int/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya