alexametrics
Jumat, 22 Oct 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Pemkab Pati Canangkan Desa Tambakharjo Bersinar (Bersih Narkoba)

13 Agustus 2021, 12: 49: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

BERSIH NARKOBA: Kapolda Jateng jen Pol Ahmad Luthfi meresmikan Kampung Tangguh di Pendapa Pati kemarin.

BERSIH NARKOBA: Kapolda Jateng jen Pol Ahmad Luthfi meresmikan Kampung Tangguh di Pendapa Pati kemarin. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Desa Tambakharjo dicanangkan menjadi kampung tangguh bersinar (bersih narkoba). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bersama Satuan kewilayahan kepolisian daerah (Polda) Jateng di Pendapa Pati kemarin meresmikan desa itu.

Desa tersebut diciptakan sebagai wujud kerjasama polisi, stakeholder yang ada di kampung tangguh, Pemda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Tujuannya agar setiap kampung tangguh memiliki daya cegah, daya tangkal, dan berani tindak narkoba.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menambahkan, kampung-kampung yang telah dibentuk itu sebuah sarana dan sebagai pionir Polres Pati. Kampung-kampung tangguh ini upaya mengantisipasi peredaran narkoba. Tidak hanya narkoba tetapi didalamnya akan diterapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Lulusan Berkualitas di Masa Pandemi

”Tolong para Kapolres khususnya yang sekarang ikut daring. Juga para Kasatnarkoba agar lapor pada Kapolresnya untuk menciptakan hal ini atas perintah kita. Kampung tangguh bersinar, tetap diselipkan protokol kesehatan. Ibarat sambil menyelam minum air,” tuturnya.

”Pencanangan kampung tangguh ini tidak hanya kegiatan seremonial. Saya harapankan agar semua stakeholder yang terlibat untuk ikut aktif dan berperan serta,” sambungnya.

Indonesia sedang berjuang mewujudkan SDM yang unggul untuk menuju Indonesia maju. Untuk itu jenderal bintang dua tersebut mengatakan jangan sampai SDM kita dirusak narkoba.

”Oleh karena itu, sekali lagi saya serukan narkoba ancaman kita bersama. Indonesia saat ini sedang berjuang untuk mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia maju. Kita akan masuk menuju Indonesia emas dan syarat utamanya harus memiliki SDM yang profesional, produktif, dan berkualitas. Ini semua akan rusak karena pengaruh narkoba,” bebernya.

Kapolres Pati AKBP C. Tobing menyebutkan, sebelumnya ada empat kasus penyalahgunaan narkotika di Desa Tambakharjo. Itu dengan puluhan tersangka dan dua residivis. Setelah adanya pendekatan dari pihaknya yang melibatkan masyarakat sekitar, tidak ada kasus penyalahgunaan narkotika di desa tersebut selama lima bulan terakhir.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menuturkan, semoga saja ancaman yang tak terlihat ini bisa segera bersih. Soalnya, banyak generasi bangsa yang terdampak.

”Harapannya ini bisa ditiru oleh desa lain. Jadi desa-desa di Pati ini bisa bersih dari narkoba. Adanya pencanangan ini sebagai bukti keseriusan terhadap kasus Narkoba,” paparnya. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP