alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Lima Santri Ponpes Al-Buruj Jepara Dikirim ke Luar Negeri

06 Agustus 2021, 10: 48: 40 WIB | editor : Ali Mustofa

KEBANGGAAN: Pengasuh Ponpes Al-Buruj Ngabul, Tahunan, Ustadz Abdul Baits Muchtar foto bersama lima orang santrinya yang akan lanjut studi ke Sudan.

KEBANGGAAN: Pengasuh Ponpes Al-Buruj Ngabul, Tahunan, Ustadz Abdul Baits Muchtar foto bersama lima orang santrinya yang akan lanjut studi ke Sudan. (USTADZ ABDUL BAITS MUCHTAR FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Lima orang santri Pondok Pesantren Al-Buruj Jepara bakal dikirim ke luar negeri untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Yaitu ke International University of Africa Sudan. Terdiri dari dua orang santri asal Sulawesi, dua santri asal Jepara, dan seorang santri asal Magetan, Jawa Timur.

Pelepasannya dihadiri oleh keluarga santri dan tokoh masyarakat. Dihadiri juga Bupati Jepara Dian Kristiandi yang diwakili oleh Kabag Kesra Setda Jepara Bambang Lelono. Bertempat di komplek Pesantren yang ada di Ngabul, Tahunan. Dalam kesempatan tersebut dirinya berpesan supaya santri itu bisa lulus cepat. ”Kalau lulus cepat pulang ke tanah air untuk memberi pencerahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan dilepasnya lima orang santri itu, diharapkan mereka kelak jadi orang bermanfaat bagi agama, bangsa, serta negara. “Jaga nama baik Indonesia, nama baik lembaga dan keluarga. Dan pulang bisa membuat keluarga dan teman temannya bangga,” pesan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Buruj, Ngabul, Ustadz Abdul Baits Muchtar.

Baca juga: Divaksin, Napi di Rutan Purwodadi Malah Ketakutan saat Hendak Disuntik

Lima orang santri itu adalah angkatan ke-enam santri yang dikirim ke luar negeri untuk lanjutkan studi. Sebelumnya Pondok Pesdantren Al-Buruj telah mengirim lebih dari 40 santri kuliah ke luar negeri. Terutama di Timur Tengah dengan beasiswa.

Di antaranya ke International University of Africa Sudan danUniversitas Al-Azhar Mesir. Delapan orang dari mereka sekarang sudah kembali ke Indonesia dan saat ini mengabdi di Ponpes Al-Buruj.

Ustadz Abdul Baits Muchtar menjelaskan, Pondok Pesantren Al-Buruj didirikan tahun 2010 lalu. Saat ini jumlah santrinya sekitar 175 terdiri dari santri putra dan putri. Tingkatannya SMP dan SMA berasal dari  berbagai wilayah Indonesia.

Program unggulan Ponpes Alburuj ialah Komunikasi Bahasa Arab aktif, hafalan 500 hadits, dan hafalan Alquran. Sedangkan pengajar di sana umumnya lulusan Timur Tengah. Bahkan, beberapa pengajar asli dari Arab, Mesir, dan Sudan. (rom)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP