alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Divaksin, Napi di Rutan Purwodadi Malah Ketakutan saat Hendak Disuntik

06 Agustus 2021, 10: 28: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

KETAKUTAN: Salah satu narapidana berpegangan petugas saat hendak dilakukan vaksin kemarin.

KETAKUTAN: Salah satu narapidana berpegangan petugas saat hendak dilakukan vaksin kemarin. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN - Sebanyak 209 penghuni rumah tahanan (Rutan) kelas II B Purwodadi mengikuti vaksinasi Covid-19. Meski terlihat garang, ada narapidana (napi) yang terlihat ketakutan saat hendak disuntik, kemarin.

Salah satu tahanan kasus narkoba, Abdul Basid, 35, merupakan pindahan dari Lapas Cipinang pada tahun lalu. Saat hendak disuntik sempat berpegangan petugas dan takut melihat jarum suntik.

”Sebelumnya sudah pernah disuntik. Tapi kalau vaksin baru pertama. Menjadi kelemahan satu-satunya, takut disuntik. Memang cuma perasaannya saja yang takut, pas sudah disuntik nggak kerasa apa-apa,” kesannya.

Baca juga: Kodim Pati Bersama RS Marga Husada Layani Vaksinasi Masyarakat umum

Sedangkan Kepala Rutan Kelas II B Purwodadi, Solichin menambahkan, pemberian vaksin ini bekerja sama dengan Puskesmas Purwodadi I, Polres Grobogan dan Kodim 0717/Grobogan.

Tercatat sebanyak 209 napi menjalani vaksinasi jenis Astra Zeneca dosis pertama ini. Namun, dengan catatan ada lima penghuni tidak divaksin karena memiliki komorbid.

Selepas melakukan vaksinasi, surat vaksin mereka disimpan petugas rutan terlebih dulu. Namun, ketika bebas baru akan diserahkan. Hal ini untuk menghindari kartu vaksinasi yang hilang di dalam rutan.

Diungkapkan, pihaknya mengakui beberapa warga binaan sempat terpapar Covid-19. Namun, semua sudah dinyatakan sembuh karena rutan memiliki ruangan isolasi sehingga tidak sampai menjalar ke penghuni lainnya.

”Vaksinasi ini bentuk ikhtiar kami. Dengan harapan semua warga binaan tetap sehat, bisa menjalani hukuman dengan sehat, paparnya. 

(ks/int/top/JPR)

 TOP