alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Korsleting, 13 Ribu Ayam di Grobogan Terpanggang, Rugi Rp 1,2 Miliar

02 Agustus 2021, 11: 20: 29 WIB | editor : Ali Mustofa

LUDES: Petugas berusaha memadamkan api di kandang ayam di Desa Ledokdawan, Geyer, kemarin pagi.

LUDES: Petugas berusaha memadamkan api di kandang ayam di Desa Ledokdawan, Geyer, kemarin pagi. (DAMKAR GROBOGAN FOR RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Kebakaran terjadi di Grobogan. Si jago merah memanggang 13 ribu ayam di kandang ayam milik Titin Eny, 41, warga Desa Ledokdawan, Geyer, kemarin dini hari. Sekitar 13 ribu ayam senilai Rp 1,2 M terpanggang. Tak ada yang bisa diselamatkan.

Kebakaran kandang ayam itu, terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari. Kejadian ini, diketahui setelah penjaga kandang Joko Asmono, 42, bersama rekannya Adam Toedy, 19, mencium bau terbakar saat akan mengambil air untuk kebutuhan belasan ribu ayam berumur 22 hari itu. Mereka pun memeriksa asal asap itu. Tak dinyana, salah satu bagian kandang sudah terbakar. Api juga sudah membesar.

Kandang yang terbuat dari kayu, bambu, serta berdinding terpal itu membuat api dengan cepat melahap seluruh kandang berukuran 12x80 meter itu. Bahkan, gudang pakan ayam yang terletak berdekatan dengan kandang juga turut hangus.

Baca juga: Membangun Karakter Bangsa Yang Makin Terkikis

Joko lalu memberitahu rekannya, Adam. Warga yang mengetahui adanya kobaran api juga langsung menghubungi perangkat desa setempat untuk kemudian diteruskan ke Polsek Geyer dan Damkar Induk Purwodadi. Api dilaporkan berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00.

”Di dalam kandang berisi ayam potong berusia 22 hari dengan jumlah 13 ribu ekor. Dari pemeriksaan tim Inafis Polres Grobogan beserta para saksi, insiden ini disebabkan korsleting listrik pada kipas atau blower di bagian barat kandang,” terang Kapolsek Geyer AKP Danang Essanto kemarin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, penjaga kandang Joko mengalami luka bakar ringan di bagian leher. Luka bakar itu, disebabkan dia nekat menyelamatkan barang pribadinya di tengah kobaran api di gudang pakan ternak.

Joko pun mendapat perawatan di Puskesmas Geyer I. Selanjutnya dilakukan rawat jalan atas lukanya. Atas peristiwa tersebut, Kapolsek Geyer AKP Danang mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada di tengah musim kemarau seperti ini. Lebih-lebih penggunaan kabel listrik.

”Selalu periksa secara rutin kabel yang dipakai untuk arus listrik. Pastikan menggunakan kabel yang sesuai dengan standar. Jika ada kabel yang harus diganti, sebaiknya langsung diganti, agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” imbaunya.

(ful/ lin)

(ks/ful/lin/top/JPR)

 TOP