alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Tak hanya Jalan, Pemdes Katong Bangun Masjid hingga TPQ

29 Juli 2021, 17: 24: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

MULUS: Warga melewati jalan cor di Desa Katong, Kecamatan Toroh, kemarin.

MULUS: Warga melewati jalan cor di Desa Katong, Kecamatan Toroh, kemarin. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Infrastruktur mendapat porsi anggaran terbanyak dari Pemdes Katong. Realisasinya tak hanya untuk membangun jalan. Pemdes juga turut membangun masjid dan Tempat Pendidikan Quran (TPQ).

Dari sekitar 2,5 tahun di masa kepemimpinan Kepala Desa Katong Sukarsono, beberapa program fisik dan nonfisik sudah diselesaikan. Setiap tahun ada enam titik pembangunan jalan yang dicanangkan. Hingga akhir tahun nanti, ada 18 titik jalan desa yang dibangun. Panjangnya bervariasi.

”Panjangnya masing-masing berkisar 100-150 meter. Kami juga membangun talud jalan dan jembatan,” tuturnya kemarin.

Baca juga: APBD Jepara hanya Terserap 30,3 Persen

Selain jalan desa, pihaknya juga terus mengusahakan pembangunan jalan kabupaten. Sukarsono memaparkan, sudah 2,2 kilometer (km) jalan yang dalam kondisi bagus. Sedangkan, sisanya sekitar 1,6 km akan dibangun tahun ini.

”Dengan dana Rp 7 miliar untuk tahun ini, semoga nantinya benar-beanr terealisasi. Karena sampai hari ini belum cair,” tambah Kades.

Pemdes, kata dia, juga turut membantu pembangunan masjid, Taman Pendidikan Quran (TPQ), serta karangtaruna. Hal itu sesuai dengan visi misinya yang terus meningkatkan pembangunan fisik maupun SDM.

Berdasarkan infografis APBDes 2021 yang terpampang di balai desa, pendapatan dan pengeluaran desa tercatat Rp 3,3 miliar. Total anggaran tersebut bersumber dari beberapa pos. Yakni pendapatan asli desa, dana desa, bagian hasil pajak dan retribusi daerah, alokasi dana desa, anggaran Pemprov Jateng, serta pendapatan lain-lain. 

Di bidang pembangunan desa, sub bidang pendidikan mendapatkan alokasi Rp 60 juta. Lalu sub bidang kesehatan Rp 49,7 juta, sub bidang pembinaan kemasyarakatan Rp 188 juta, sub bidang pemberdayaan masyarakat Rp 65 juta, serta sub bidang penanggulangan bencana darurat dan mendesak sebesar Rp 147 juta.

Pos yang paling besar di bidang pembangunan desa. Sub bidang pekerjaan umum dan tata ruang, yakni Rp 188,4 juta. Anggaran tersebut antara lain untuk pembangunan beberapa titik talud, pemugaran 10 RTLH (rumah tak layak huni), dan sejumlah pembangunan lain. 

(ks/ful/lid/top/JPR)

 TOP