alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan
Sukarsono, Kades Katong, Toroh, Grobogan

Pak Inggi Nyambi Sopir Ambulans

29 Juli 2021, 17: 18: 15 WIB | editor : Ali Mustofa

SIAGA: Ambulans milik Pemdes Katong selalu siap 24 jam untuk warga yang membutuhkan.

SIAGA: Ambulans milik Pemdes Katong selalu siap 24 jam untuk warga yang membutuhkan. (PEMDES KATONG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Sebagai kepala Desa Katong, Sukarsono tak segan mengendarai sendiri mobil ambulans desa. Bahkan di ambulans itu, terpampang nomor pribadinya.

Hal itu sebagai wujud pengabdian Sukarsono kepada masyarakat. Bila ada warga yang butuh penanganan darurat, Sukarsono siap 24 jam melayani. Dia pun juga siap selalu menjadi supir untuk warga yang butuh penanganan darurat itu.

”Saya supiri sendiri. Di ambulan juga ada oksigen. Saya siap 24 jam melayani masyarakat. Warga tidak kena biaya apapun, alias gratis,” kata dia. 

Baca juga: Abai Pengaman Dominasi Penyebab Kebakaran di Jepara

Sukarsono, Kades Katong, Toroh, Grobogan

Sukarsono, Kades Katong, Toroh, Grobogan (PEMDES KATONG FOR RADAR KUDUS)

Pemdes Katong juga terus berupaya untuk meminimalkan kasus positif Covid-19 di wilayahnya. Selain penyemprotan desinfektan dan operasi masker, pemdes juga dengan aktif tracking saat terdapat warga yang terpapar.

”Ada tracking bagi yang positif swab. Yang positif kemudian kami edukasi untuk isolasi mandiri,” tutur Sukarsono.

Tidak hanya itu, pihaknya juga tidak henti-hentinya cerewet mengingatkan masyarakat agar memakai masker. Setiap kali ada gejala yang mirip Covid-19, warga langsung diminta untuk tes. Sosialisasi juga dilakukan lewat RT dan sosialisasi di lapangan.

”Kami juga melarang agenda yang sekira bisa menimbulkan kerumunan. Sebelum terjadi, kami sampaikan janagan dilakukan,” tambah dia.

Sukarsono mencontohkan, apabila terdapat warga yang positif Covid-19 di wilayah madrasah sore misalnya, madrasah langsung diliburkan. Ruang kelas juga langsung disemprot agar virus yang sempat ada bisa mati. Pada Senin (28/6) lalu, Pemdes juga baru saja melakukan semprot massal satu desa. 

(ks/ful/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya