alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

90 Ribu Warga Rembang Tunggu Vaksin Kedua

29 Juli 2021, 13: 56: 14 WIB | editor : Ali Mustofa

TERTIB: Sejumlah penerima manfaat di Panti Pangruti Mulyo, Rembang mengantri untuk melaksanakan vaksinasi baru-baru ini.

TERTIB: Sejumlah penerima manfaat di Panti Pangruti Mulyo, Rembang mengantri untuk melaksanakan vaksinasi baru-baru ini. (VACHRI RINALDY L/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, - Kota Garam sedang paceklik vaksin. Akibatnya, ada fasilitas kesehatan (faskes) yang harus berhenti layanan sementara karena kehabisan stok.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang Ali Syofii mengakui, saat ini ketersediaan vaksin di Rembang sudah terbatas. Semakin menipis. Sebab, pihaknya sudah melaksanakan penyuntikan dosis pertama kepada 90 ribu orang. Kemudian, dilanjutkan penyuntikan dosis kedua sebanyak 52 ribu.

Sementara, stok vaksin di Rembang saat ini sekitar 500 vial. Dengan jumlah tersebut, akan digunakan untuk penyuntikan dosis kedua sebanyak 5.000 suntikan. Penyuntikan dosis kedua ini, kata Ali, sudah jatuh tempo.

Baca juga: Tampung Lulusan Kesehatan dengan RS Berbasis Pendidikan

Menipisnya jumlah vaksin di Rembang sudah terjadi sekitar bulan Juli. Namun, pihaknya tetap optimistis pasokan vaksin akan bertambah bulan depan. Melalui droping dari pemerintah pusat akan menambah stok vaksin.

"Bulan Agustus nanti harapan kami sudah melakukan kegiatan akselerasi vaksinasi, " ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, faskes di Rembang tetap membuka pelayanan vaksinasi. Untuk menghabiskan sisa vaksin.

Sementara itu, kondisi di Puskesmas Rembang 1 sudah kehabisan vaksin. Sehingga tidak ada pelayanan vaksinasi untuk sementara waktu. Kasubbag TU Puskesmas Rembang 1 Suryanto menyampaikan, ketersediaan vaksin untuk saat ini sudah habis. Pihaknya masih menunggu droping dari DKK.

Di Puskesmas Rembang 1, terakhir melaksanakan vaksinasi pada hari Senin kemarin. Sudah menyelesaikan suntikan dosis kedua. "Karena dropping belum sampai. Vaksin yang kedua sudah terealisasi semua, " ujarnya.

Pihaknya sudah menginformasikan ke DKK Rembang terkait kondisi kekosongan vaksin. "Kami menunggu dropping. Kalau ada vaksin kami akan infokan ke masyarakat, " imbubnya. 

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP