alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Langgar Prokes, Tiga Supermarket di Kudus Kena Semprit Satpol PP

29 Juli 2021, 12: 50: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Langgar Prokes, Tiga Supermarket di Kudus Kena Semprit Satpol PP

KUDUS – Selama PPKM Darurat, Satpol PP mencacat ada 362 pelanggaran. Tiga supermarket yang melanggar disemprit. 

Kepala Satpol PP Kudus Djati Solechah mengatakan, tiga supermarket yang dilayangkan surat teguran yakni ADA Swalayan, Super Indo, dan Hypermart. Sebab ketiganya melanggar protokol sebab masih terjadi kerumunan dan pembeli ada yang tidak mengenakan masker.

“Termasuk empat toko modern seperti Indomaret dan Alfamart. Jenis pelanggarannya karena pengunjung tidak menjaga jarak, tidak ada pembatasan kapasitas serta temuan pengunjung tanpa masker,” ungkapnya.

Baca juga: PBSI UMK Bentuk Wadah Kelompok Kajian

Selain hanya teguran, ada juga yang ditutup paksa. Ini terjadi pada pedagang kaki lima (PKL) warung makan, kafe, dan pertokoan, dan objek wisata karena melanggar aturan PPKM darurat. Dasar hukum dalam penindakan tersebut, mulai dari Instruksi Mendagri Nomor 15/2021, instruksi Gubernur Jateng Nomor 2/2021, Perbub Kudus Nomor 41/2020, dan instruksi Bupati Kudus Nomor 360/02/2021/ Tentang PPKM Darurat di Kota Kudus.

Selama PPKM darurat operasi yustisi yang digelar menyasar 346 objek mulai dari pedagang kecil, usaha kuliner, toko, toko modern, pusat perbelanjaan, perusahaan, pabrik, hingga objek wisata.

Adapun sasaran terbanyak yakni PKL mencapai 120 tempat, kemudian kafe karaoke dan rumah makan sebanyak 57 tempat, serta pasar tradisional. Sedangkan yang diberikan teguran ada 241 kasus dan ditutup ada 121 kasus.

Adanya operasi penegakan prokes tujuannya untuk mengurangi angka kasus Covid-19 sehingga Kudus menjadi zona yang lebih aman. Terutama bisa menjadi zona hijau yang bebas dari temuan kasus virus korona. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya